Kadar IL-6 dan IL-10 Serum pada Tahapan Inflamasi di Rattus norvegicus yang terinfeksi Candida albicans
Abstract: Insiden kandidiasis
sangat tinggi di dunia yang disebabkan Candida albicans. Agen antifungi telah
banyak dikembangkan, namun resistensi terhadap antifungi masih menjadi suatu
permasalahan. Resistensi antifungi ini diakibatkan oleh kemampuan C. albicans
dalam membentuk biofilm. Terbentuknya biofilm dari infeksi C. albicans diawali
oleh proses inflamasi. Proses inflamasi oleh Candida albicans terjadi pada
beberapa tahap yang salah satu indikatornya adalah dilepaskannya sitokin
proinflamasi (IL-6) dan anti inflamasi (IL-10). Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui kadar IL-6 dan IL-10 pada tiap tahapan inflamasi C. albicans pada
intestinal pada tikus putih. Penelitian ini menggunakan 32 ekor tikus wistar
(Rattus norvegicus) yang dibagi menjadi 2 kelompok, yaitu kelompok kontrol dan
perlakuan. Kelompok perlakuan diinokulasi dengan C. albicans. Variabel yang
diukur adalah kadar IL-6 dan IL-10 pada hari ke-7, 14, 21, 28 dan 35 setelah
inokulasi C. albicans. pengambilan data sebanyak 5 kali dilakukan untuk
mewakili tahapan pembentukan biofilm candida. Respon imun pada setiap tahap
pembentukan biofilm ditunjukkan dengan kadar sitokin IL-6 dan IL-10 serum darah
dengan metode ELISA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar IL-6 dan IL-10
pada hari ke-7 dan 14 sebesar 0pg/mL. Pada hari ke 28 telah terjadi proses
inflamasi akut pelepasan IL-6 dan IL-10
dengan kadar tertinggi masing-masing 31,75±9,99pg/mLdan 757,94±576,73pg/mL.
Selanjutnya pada hari ke-35, kadar sitokin IL-6 dan IL-10 masing-masing mulai
menurun menjadi 28±11,53pg/mL dan 349,5±188,48pg/mL. Respon imun tubuh mulai
terjadi pada tahap awal pembentukan biofilm C. albicans intestinal tikus,
sehingga kedepannya dapat dikembangkan terapi imunomodulator terhadap
kandidiasis sehingga dapat menghambat pembentukan biofilm C. albicans.
Keywords: Biofilm; Candida
albicans; IL-6; IL-10; inflamasi
Penulis: Masfufatun, Putu Oky
Ari Tania, Loo Hariyanto Raharjo, Afaf Baktir
Kode Jurnal: jpkedokterandd180008