Efek Seduhan Kopi Robusta terhadap Profil Lipid Darah dan Berat Badan Tikus yang Diinduksi Diet Tinggi Lemak
Abstract: Dislipidemia yang
ditandai dengan meningkatnya kadar kolesterol total, trigliserida, dan Low
Density Lipoproteinemia (Hyper-LDL) serta rendahnya kadar High Density
Lipoprotein (HDL) termasuk salah satu faktor risiko terjadinya aterosklerosis.
Asam klorogenat yang terkandung dalam kopi dapat mencegah penyerapan kolesterol
di usus. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan efek kopi robusta (Coffea
canephora) terhadap profil lipid darah dan berat badan tikus yang diberi diet
tinggi lemak. Lima belas ekor tikus wistar jantan digunakan pada penelitian ini
yang dibagi menjadi 3, yaitu kelompok kontrol (diet standar), hiperlipid (diet
tinggi lemak) dan kopi (diet tinggi lemak dan seduhan kopi 3,6ml/hari). Diet
tinggi lemak yang diberikan terdiri dari minyak babi dan kuning telur bebek.
Pengukuran kadar kolesterol total, trigliserida, berat badan, LDL dan HDL
dilakukan setelah 4 minggu perlakuan. Hasil uji ANOVA dan LSD menunjukkan kadar
kolesterol total, trigliserida, LDL dan HDL pada kelompok kopi berbeda
signifikan dengan kelompok hiperlipid
hingga sama dengan kondisi normal (kelompok kontrol). Uji ANOVA dan LSD juga
membuktikan bahwa berat badan tikus yang diinduksi diet tinggi lemak juga
menurun hingga sama dengan kondisi normal pada pemberian seduhan kopi.
Penelitian ini membuktikan bahwa pemberian seduhan kopi dapat menurunkan kadar
kolesterol total, trigliserida, dan LDL, meningkatkan kadar HDL dan menurunkan
berat badan.
Keywords: Aterosklerosis; HDL;
LDL; kolesterol; kopi; trigliserida
Penulis: Nadie Fatimatuzzahro,
Rendra Chriestedy Prasetya
Kode Jurnal: jpkedokterandd180013