Daya Antiinflamasi Salep Basis Larut Air Minyak Atsiri Bunga Cengkeh (Syzygium aromaticum) dengan Variasi Komposisi Enhancer Asam Oleat dan Propilen glikol
ABSTRAK: Sediaan antiinflamasi
salep minyak atsiri bunga cengkeh basis larut air telah terbukti berkhasiat
sebagai antiinflamasi dengan kandungan zat aktif eugenol. Penelitian lebih lanjut
untuk meningkatkan penetrasi eugenol dalam menembus lapisan kulit perlu
dilakukan dengan penambahan enhancer. Tujuan: Mengetahui daya antiinflamasi
salep basis larut air minyak atsiri bunga cengkeh dengan variasi komposisi
campuran asam oleat dan propilen glikol sebagai enhancer. Metode: Salep dibuat
dengan menggunakan metode peleburan. Penambahan komposisi enhancer mengacu pada
system Simplex Lattice Design untuk formula 1, formula 2, dan formula 3
berturut-turut digunakan: 100% asam oleat; 50% asam oleat : 50% propilen
glikol; dan 100% propilen glikol. Salep kemudian dievaluasi aktivitas
antiiflamasi dengan parameter tebal epidermis, jumlah sel radang, dan jumlah
sel yang terekspresi cyclooxygenase-2 (COX-2). Uji daya antiinflamasi menggunakan
mencit jantan galur BALB/C yang diinduksi dengan croton oil. Hasil: Uji
menunjukkan bahwa komposisi enhancer asam oleat dan propilen glikol memengaruhi
daya antiinflamasi salep basis larut air minyak atsiri bunga cengkeh. Simpulan:
Peningkatan komposisi propilen glikol meningkatkan daya antiinflamasi salep.
Kata kunci: minyak atsiri
bunga cengkeh, salep basis larut air, antiinflamasi, enhancer
Penulis: Dewi Rahmawati,
Nining Sugihartini, Tedjo Yuwono
Kode Jurnal: jpkedokterandd170507