REDUKSI AMONIA PADA SISTEM RESIRKULASI DENGAN PENGUNAAN FILTER YANG BERBEDA
ABSTRACT: Amonia merupakan
parameter kualitas air yang berperan penting pada budidaya ikan. Ikan
mengeluarkan limbah dari sisa pakan dan metabolisme yang banyak mengandung
amonia. Permasalahan yang biasa dihadapi adalah cepatnya akumulasi limbah dari
residu pakan dan hasil metabolisme ikan. Amonia akan terakumulasi dalam sistem
resirkulasi dan dapat mencapai konsentrasi yang merugikan ikan jika terlalu
berlebihan. Untuk mengurangi amonia pada sistem resirkulasi dapat di lakukan
dengan penambahan filter. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui laju
pengurangan amonia dan menguji jenis filter yang efektif dalam penurunan amonia
pada sistem resirkulasi. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap
dengan empat perlakuan dan tiga ulangan (kontrol, zeolit, arang, dan pecahan
karang). Penelitian dilakukan menggunakan benih lele (Clarias sp.) 4-5 cm dalam
kolam terpal berukuran 1 x 1 x 2 mdengan kepadatan 200 ekor/m2. Parameter utama
dalam penelitian ini adalah amonia, dengan parameter pendukung yakni suhu, pH,
dan oksigen terlarut. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penambahan filter
berupa pecahan karang memberikan
pengaruh nyata terhadap penurunan amonia pada sistem resirkulasi.
Kata kunci: resirkulasi, filter, amonia, zeolit, arang, pecahan karang
Penulis: Fitri Norjanna, Eko
Efendi, Qadar Hasani
Kode Jurnal: jpperikanandd150610