PERTUMBUHAN LARVA UDANG WINDU STRAIN CEPAT TUMBUH DAN SELEKSI CALON INDUK ASAL TAMBAK
Abstract: Penelitian
pembesaran larva udang windu strain cepat tumbuh menggunakan Marker DNA telah
dilakukan di Instalasi Tambak Percobaan Balai Riset Perikanan Budidaya Air
Payau di Takalar selama lima bulan dari bulan Mei sampai dengan Oktober 2011.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui performasi pertumbuhan larva udang
windu strain cepat tumbuh dan karakterisasi pertumbuhannya untuk penyediaan
induk udang windu berkualitas di tambak. Desain penelitian menggunakan dua petak
tambak berukuran 4.000 m2 dan disekat dengan jaring menjadi dua bagian
masing-masing berukuran 2.000 m2. Benur udang windu strain cepat tumbuh dan
kontrol diperoleh dari hasil produksi Balai Besar Budidaya Gondol dan
ditokolkan terlebih dahulu selama 45 hari pada hapa ukuran 5 m x 3 m x 0,9 m.
Perlakuan yang diujicoba adalah padat penebaran 10 ekor/m2 (perlakuan A)
menggunakan kincir dan 2 ekor/m2 (perlakuan B) tanpa kincir, masingmasing
dengan kontrol. Parameter yang diamati adalah pertumbuhan, variasi ukuran
panen, tingkat sintasan, dan kualitas air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
benur strain cepat tumbuh pada kedua perlakuan menunjukkan pertambahan bobot
lebih besar dibandingkan dengan kontrol. Variasi ukuran panen lebih seragam
yaitu perlakuan A untuk ukuran udang > 20 g/ekor sebanyak 23,8% dan kontrol
hanya 5,1%; sedangkan pada perlakuan B didominasi ukuran udang 30-40 g sebanyak
49,1% dan kontrol hanya 13%. Tingkat sintasan benur strain cepat tumbuh untuk
perlakuan A 90,05% dan perlakuan B 84,03%; sedangkan untuk kontrol
masing-masing perlakuan A 92,25% dan perlakuan B 93,8%. Kualitas air (suhu, pH,
DO, nitrit, dan amoniak) selama penelitian masih dalam kisaran yang layak untuk
menunjang pertumbuhan, kecuali salinitas yang cukup tinggi berkisar antara
35-52 ppt. Oleh karena itu, dapat dikemukakan bahwa benur strain cepat tumbuh
memiliki kemampuan beradaptasi di tambak dengan pertumbuhan cukup bagus,
sehingga memungkinkan untuk dipelihara lebih lanjut menjadi calon induk udang
windu unggul.
Keywords: udang windu; strain
tumbuh cepat; seleksi calon induk; tambak
Penulis: Syarifuddin Tonnek,
Muhammad Nur Syafaat, Haryanti Haryanti
Kode Jurnal: jpperikanandd150723