PENGELOLAAN SUMBERDAYA IKAN DI SUNGAI (STUDI KASUS: DI KABUPATEN PESISIR SELATAN, PROVINSI SUMATERA BARAT)
ABSTRACT: Penelitian ini
bertujuan untuk mengkaji bentuk pengelolaan sumberdaya ikan di sungai di
Kabupaten Pesisir Selatan serta manfaatnya terhadap masyarakat sekitar.
Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir
Selatan, Sumatera Barat yang dilaksanakan pada tahun 2009. Data primer dan
sekunder digunakan dalam penelitian ini dan dikumpulkan dengan metode survei,
responden dipilih secara purposive sampling. Analisis data dilakukan secara
deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan sumberdaya ikan di
sungai di Kabupaten Pesisir Selatan dikelola oleh masyarakat dalam bentuk
kawasan konservasi adat atau dikenal dengan istilah lubuk larangan. Sementara,
Pembentukan lubuk larangan harus memiliki peraturan dari Nagari dan ada
kelompok yang mengelolanya. Lubuk larangan di Kabupaten Pesisir Selatan telah
ditetapkan melalui Surat Keputusan Bupati Pesisir Selatan No. 523 Tahun 2007,
tentang Penetapan Kawasan Konservasi Adat Perairan Air Tawar. Keberadaan lubuk
larangan telah memberikan manfaat yaitu untuk menjaga kelestarian sumberdaya
ikan dan peningkatan perekonomian masyarakat di sekitar lubuk larangandengan
cara mendirikan warung yang menjual minuman dan makanan ringan bagi para
pengunjung lubuk larangan.
KEYWORDS: pengelolaan;
sumberdaya ikan; sungai
Penulis: Maulana Firdaus,
Hakim Miftakhul Huda
Kode Jurnal: jpperikanandd150546