KELIMPAHAN PLANKTON DAN MAKROBENTOS PADA BUDIDAYA IKAN SISTEM AKUAPONIK MULTILOKASI
Abstract: Komposisi jenis dan
kelimpahan dari plankton dan makrobentos dalam sistem akuaponik berperanan
penting pada kualitas air dan keseimbangan ekologis. Tujuan penelitian ini
adalah untuk mengetahui komposisi jenis kelimpahan plankton dan makrobentos
pada budidaya ikan sistem akuaponik secara multilokasi. Penelitian dilakukan di
tiga lokasi yaitu wilayah Sukabumi, Bogor, dan Cianjur. Penentuan lokasi
berdasar perbedaan topografi yaitu dataran rendah (R), sedang (S), dan tingggi
(T). Di tiap lokasi dibuat tiga unit akuaponik. Rancangan sistem akuaponik
terdiri atas kolam beton 5 m x 4 m dan bak media tanam sayur dengan luas 5 m2
yang diletakkan di atas kolam. Tanaman yang digunakan adalah kangkung (Ipomea
aqutica).Ikan uji adalah nila (Oreochromis niloticus). Pengambilan sampel
plankton dan makrobentos dilakukan secara reguler tiap dua minggu. Sampel
plankton diambil di kolam dan disaring dengan plankton net dan sampel
makrobentos dari sedimen/lumpur kolam diambil dengan plastik core. Pengawetan
sampel dilakukan menggunakan formalin 4% untuk selanjutnya diidentifikasi di
laboratorium. Indeks keanekaragaman (H’), dominansi (D), dan keseragaman (E)
menurut Shannon-Wiener dianalisis untuk mengetahui keragaan biota dari setiap
lokasi penelitian. Total waktu penelitian adalah 10 bulan. Analisis dilakukan
secara deskriptif. Hasil menunjukan bahwa komposisi jenis, keanekaragaman,
dominansi dan keseragaman plankton, dan makrobentos yang ditemukan dalam
penelitian ini memberikan peranan dalam siklus ekologi dan kualitas air unit
akuaponik. Aplikasi sistem akuaponik dapat diterapkan diberbagai lokasi dan
tidak terpengaruh oleh topografi suatu daerah.
Keywords: plankton,
makrobentos, akuaponik, multi lokasi
Penulis: Yohanna Retnaning
Widyastuti, Yosmaniar
Kode Jurnal: jpperikanandd150709