KAJIAN PENCEMARAN NITROGEN DAN FOSFOR DARI AKTIVITAS BUDIDAYA IKAN DALAM KERAMBA JARING APUNG DI TELUK PEGAMETAN
Abstract: Teluk Pegametan
merupakan kawasan budidaya ikan dengan menggunakan keramba jaring apung (KJA).
Tingginya beban limbah nitrogen dan fosfor yang dihasilkan dari kegiatan
budidaya menyebabkan terjadinya peningkatan kesuburan perairan yang dapat
menyebabkan ekosistem menjadi tidak stabil. Penelitian ini bertujuan untuk
mengkaji limbah nutrien N dan P yang dihasilkan oleh kegiatan budidaya ikan
dalam KJA di perairan Teluk Pegametan. Pengambilan sampel setiap bulan secara
spasial dimulai dari bulan Agustus sampai bulan November 2014 dengan
pengulangan sebanyak tiga kali pada lima zona yang berbeda. Zonasi ditentukan
berdasarkan sumber-sumber nutrien hasil budidaya. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa dari delapan pembudidaya dengan jumlah 865 lubang, total biomassa ikan
pada akhir penelitian adalah 194 ton, terdiri atas ikan kakap (zona 1 dan 5)
dan ikan kerapu (zona 2, 3, dan 4) masing-masing adalah 152 ton dan 42 ton.
Pada budidaya ikan kakap diketahui menghasilkan 0,08-0,11 ton total N dan
0,03-0,04 ton total P untuk menghasilkan satu ton ikan, limbah ini terbuang ke
lingkungan perairan budidaya. Selanjutnya pada budidaya ikan kerapu untuk
memproduksi satu ton ikan, menghasilkan 0,14-0,23 ton total N dan 0,06-0,1 ton
total P yang terbuang ke lingkungan perairan budidaya. Konsentrasi total N dan
total P pada perairan tertinggi terdapat pada zona lima masing-masing adalah
4,0 dan 1,3 mg/L (t-test P<0,05) dibandingkan dengan zona lainnya.
Konsentrasi Chlorofil-a pada perairan budidaya paling tinggi pada zona 5 adalah
0,62 µg/L dan yang terkecil pada zona 3 adalah 0,25 µg/L. Berkaitan dengan kandungan
N dan P dapat diketahui bahwa pada perairan tersebut fitoplankton terdapat 64
spesies, 22 genus, dan 4 famili yang berbeda. Empat famili yang ditemukan
adalah Bacillariophyceae, Dinophyceae, Cyanophyceae, dan Chlorophyceae.
Kelimpahan rata-rata fitoplankton di perairan eluk Pegametan kisaran antara
1.147-2.753 sel/L yang didominasi oleh Bacillarophyceae yaitu antara 60%-87%.
Kelimpahan fitoplankton tertinggi terdapat di zona 5 terletak di ujung teluk
yaitu 2.753 sel/L dan kelimpahan fitoplankton terendah berada pada zona 3 yaitu
1.147 sel/L.
Keywords: nitrogen; fosfat;
ikan kakap; ikan kerapu; fitoplankton; chlorofil-a
Penulis: Tatam Sutarmat, Rina
Puji Astuti
Kode Jurnal: jpperikanandd150707