INOVASI PRODUKSI BENIH IKAN NILEM (Osteochilus hasselti)

ABSTRAK: Ikan nilem atau silver shark mirror (Osteochilus hasselti) merupakan jenis ikan pemakan plankton atau plankton feeder, sehingga sering dijadikan ikan untuk introduksi atau restocking pada perairan danau atau waduk. Secara ekonomi ikan nilem juga merupakan ikan konsumsi yang banyak dibudidayakan. Hai ini tentu memerlukan ketersediaaan benih dalam jumlah dan mutu yang memadai secara kontinu. Tujuan kegiatan ini adalah untuk mendapatkan teknologi pembenihan ikan nilem dan memenuhi kebutuhan benih untuk restocking di perairan umum dan pembudidaya. Salah satu teknologinya yaitu pemijahanbuatan dengan penyuntikan hormon gonadotropin yang dibuat dari ekstrak kelenjarhipofisa ikan salmon dengan nama dagang ovaprim. Hormon ini dapat memacu proses pemijahan, sehingga akan memberi dan meningkatkan hasil benih dan induk berkualitas.Kegiatan yang dilakukan adalah: pemijahan, pendederan I (SR 47%), pendederan II (SR50%), pendederan III (SR 55%), pembesaran I (SR 80%) dan pembesaran II (SR 80%).Dihasilkan benih ukuran 0,5 cm (1.900.000 ekor), 1-2 cm (400.000 ekor). 2-3 cm (30.500 ekor), 3-5 cm (427.000 ekor), 5-8 cm (90.000 ekor di-restocking) dan calon induk ukuran 30-50 g sebanyak 400 ekor, dan ukuran 100-150 g sebanyak 150 ekor. Inovasi produksibenih ikan nilem tahun 2013, telah menghasilkan infotek pemijahan massal secara semibuatan, benih ukuran 3-5 cm sebanyak 517.000 ekor dan calon induk ukuran 100-150g sebanyak 150 ekor. Dengan hasil ini target benih ukuran 3-5 sebanyak 500.000 ekor terpenuhi dan target calon induk ukuran 100 g sebanyak 100 ekor terlampaui.
KATA KUNCI: nilem, teknologi, produksi, benih
Penulis: Petrus Sumedi dan Sudiana
Kode Jurnal: jpperikanandd140512

Artikel Terkait :