FEKUNDITAS, PROFIL ASAM LEMAK, DAN KANDUNGAN KAROTENOID DALAM GONAD IKAN BERONANG, Siganus guttatus YANG DIBERI DUA JENIS PAKAN MATURASI
Abstract: Beberapa
mikronutrien mempunyai peranan yang sangat penting dalam proses reproduksi ikan
diantaranya adalah karotenoid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
pengaruh suplementasi karotenoid dalam pakan maturasi ikan beronang terhadap
fekunditas telur, total karotenoid dalam gonad serta profil asam lemak dalam
gonad induk betina. Pakan maturasi yang diujikan adalah pakan tanpa
suplementasi karotenoid (MD1) dan pakan yang disuplemen dengan karotenoid
(MD2). Berat rerata ikan beronang, S.guttatus yang digunakan adalah 398±49 g
(±STD) untuk jantan dan 455±43 g untuk betina. Jumlah induk yang ditebar
sebanyak 8 ekor jantan dan 13 ekor betina. Induk dipelihara dalam bak beton
berkapasitas 3 ton dan diberi pakan maturasi 2x sehari sebanyak 2.5% selama 3
bulan. Hasil menunjukkan bahwa fekunditas telur induk betina yang diberi pakan
MD2 relatif lebih tinggi dibandingkan MD1 masing-masing sekitar 986.000±189,482
dan 969.000±109,325 butir/induk pada pemijahan ke-1. Pada pemijahan ke-2,
fekunditas yang dihasilkan oleh induk yang diberi pakan MD2 relatif sama dengan
pemijahan sebelumnya yaitu 984.500±283.000 butir/induk, sedangkan pada pakan
MD1 fekunditas telurnya menurun menjadi 766.400 butir. Total asam lemak dalam
gonad induk betina yang diberi pakan MD1 sebesar 3.503,45±13.3 dibandingkan
pakan MD2 sebesar 4.717,98±122,87 µg/g pada siklus pemijahan ke-1. Konsentrasi
asam arakidonat (arachidonat acid, ARA), asam eikosapentanoik (eicosapentanoic acid, EPA) dan asam
dokosaheksanoik (docosahexanoic acid, DHA) dalam gonad ikan yang diberi pakan
MD2 lebih tinggi dibandingkan pakan MD1 masing-masing adalah 3,65±0.4 vs
2,23±0,08 µg/g; 3,61±0,09 vs 1,57±0,2 µg/g dan 18,03±0,07 vs 7,84±0,59 µg/g
gonad. Pada pemijahan ke-2, total asam lemak pada ke dua perlakuan tidak
berbeda, tetapi konsentrasi ARA, EPA dan DHA dalam gonad ikan yang diberi pakan
MD2 lebih tinggi masing-masing sebesar 4,01±0,45; 3,82±0,12 dan 22,45±0,56 µg/g
dibandingkan pada MD1 berturut-turut sebesar 2.97±0,01; 2,88±0,25; 10,02±0,98.
Suplementasi karotenoid menghasilkan fekunditas telur dan total asam lemak
dalam gonad yang lebih tinggi daripada pakan tanpa karotenoid.
Keyword: karotenoid; pakan;
maturasi; ikan beronang
Penulis: Asda Laining, Usman
Usman, Ike Trismawanti
Kode Jurnal: jpperikanandd150641