DUKUNGAN ASPEK PRODUKSI DALAM SISTEM LOGISTIK IKAN NASIONAL (SLIN) DI KOTA KENDARI, SULAWESI TENGGARA
ABSTRACT: Sistem Logistik Ikan
Nasional (SLIN) merupakan salah satu kebijakan nasional yang diluncurkan oleh
Kementerian Kelautan dan Perikanan dalam rangka untuk menanggulangi ketimpangan
ketersediaan ikan dan harga antara wilayah Indonesia bagian barat dan timur.
Salah satu penyebab terjadinya ketimpangan ketersediaan dan harga ikan adalah
masih kurang memadainya infrastruktur dalam pemasaran ikan dari daerah produksi
menuju konsumen. Berdasarkan permasalahan tersebut maka penelitian ini
bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis dukungan dari sektor produksi
dalam implementasi SLIN serta mengidentifikasi hambatan dan tantangan yang
harus dihadapi oleh sektor produksi dalam mendukung keberhasilan SLIN.
Penelitian ini menggunakan metode survey pada daerah yang ditetapkan sebagai
daerah hulu untuk program SLIN yaitu Kendari, Sulawesi Tenggara yang kemudian
dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebutuhan
bahan baku ikan pindang secara nasional sebesar 3.945 ton setiap hari sementara
yang sudah terpenuhi sebesar 2.367 ton (60 %) dari total kebutuhan tersebut.
Untuk memenuhi kekurangan pasokan bahan baku ikan pindang tersebut, dalam
mendukung program SLIN, Kendari harus meningkatkan pasokan ikannya setidaknya
sebanyak 1500 ton/hari. Hingga saat ini, Kendari baru bisa memproduksi maksimal
sebanyak 375 ton/ hari yang disebabkan diantaranya oleh kemampuan dan peralatan
nelayan Kendari kalah dibandingkan nelayan luar, adanya persaingan harga
domestik antara nelayan mandiri dan nelayan binaan, tidak adanya jaminan harga
dari operator SLIN dan pengurusan ijin kapal yang berbelit serta mahal. Oleh
karena itu perlu adanya komitmen dari PT. Komira sebagai operator SLIN, KKP dan
nelayan yang tegas untuk bisa mendukung keberhasilan program SLIN dan
tercapainya tujuan.
KEYWORDS: SLIN; produksi;
Kendari
Penulis: Rismutia Hayu
Deswati, Muhadjir
Kode Jurnal: jpperikanandd150604