DINAMIKA DAYA SAING USAHA RUMPUT LAUT
ABSTRACT: Program revitalisasi
pada sektor perikanan telah berjalan sejak 8 tahun yang lalu dan telah
berdampak pada usaha budidaya dan daya saing rumput laut di Indonesia.
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dinamika daya saing rumput laut yang
banyak dibudidayakan di daerah pesisir dan pulau-pulau kecil. Metode
pengumpulan data menggunakan metode survey dan wawancara dengan pembudidaya
rumput laut di Nusa Penida dan Lombok Timur. Metode analisis data yang
digunakan adalah Policy Analysis Matrix (PAM) dengan membandingkan daya saing
rumput laut tahun 2005 dan 2013. Hasil analisis mengindikasikan bahwa di dua
lokasi penelitian dengan adanya intervensi pemerintah dari tahun ke tahun
menyebabkan keuntungan yang diterima pembudidaya pada tahun 2013 rumput laut
lebih besar (PC (Profitabity Coofficient) > 1)) jika dibandingkan tanpa
kebijakan (PC < 1) (tahun 2005). Keefektifan perhatian pemerintah tersebut
bisa dilihat dari nilai SRP (Subsidy Ratio to Producers) dan EPC (Effective
Protection Coofficient) yang berubah dari tahun 2005 dan 2013, bila pada tahun
2005 nilai SRP bertanda negatif dan EPC < 1, yang artinya subsidi dan
kebijakan pemerintah belum efektif melindungi usaha rumput laut. Tahun 2013,
nilai SRP bertanda positif dan EPC ) > 1 di masing-masing lokasi penelitian,
yang artinya kebijakan pemerintah dan subsidi efektif mengembangkan usaha
rumput laut. Dalam kurun waktu 8 tahun usaha rumput laut memiliki keunggulan
kompetitif dan keunggulan komparatif yang bisa dilihat dari nilai DRC dan PCR
(Private Cost Ratio), meskipun ada tren penurun keungulan kompetitif, karena
pada tahun 2013 di Nusa Penida menggunakan BBM yang memiliki komponen impor
yang lebih besar. Implikasi kebijakan pemerintah (kebijakan input) di dua
lokasi penelitian yang diindikasikan dengan nilai NPCI (Nominal Protection
Coofficient on Input) yang semakin meningkat maka keberpihakan pemerintah Nusa
Penida lebih tinggi dibandingkan keberpihakan pemerintah Lombok Timur terhadap
input usaha rumput laut baik itu tahun 2005 maupun pada tahun 2013.
KEYWORDS: daya saing; rumput
laut; dinamika; revitalisasi
Penulis: Mira, Riesti
Triyanti, Yayan Hikmayani
Kode Jurnal: jpperikanandd150603