APLIKASI BAKTERIN PADA BUDIDAYA UDANG WINDU DI TAMBAK DENGAN POLA TRADISIONAL PLUS
Abstract: Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan bakterin pada budidaya udang
windu di tambak sistem tradisional plus di Instalasi Tambak percobaan Marana,
Maros menggunakan 10 petak tambak berukuran 250 m2 dengan dua perlakuan dan
lima ulangan. Kepadatan udang yang digunakan 10 ekor/m2 ukuran PL-15 yang
sebelum ditebar direndam dengan bakterin pada dosis 0,2 mL/L selama 45 menit.
Perlakuan yang dicobakan adalah: (A) pemeliharaan udang windu dengan penambahan
bakterin, vitamin C, dan binder progold pada pakan sebelum peleting dan (B)
pemeliharaan udang windu dengan pemberian pakan biasa tanpa penambahan bakterin
sebagai kontrol. Pemberian pakan dengan penambahan bakterin dilakukan 2 kali
setiap bulan yaitu pada hari ke-13, 14, dan 15 pemeliharaan setiap bulan selama
90 hari pemeliharaan. Peubah yang diamati meliputi populasi bakteri dan
parameter kualitas air setiap dua minggu sekali serta sintasan dan produksi.
Rata-rata sintasan pada perlakuan A sebesar 71,48% dengan tingkat produksi 391
kg/ha sedangkan perlakuan B (kontrol) diperoleh sintasan 62,4% dengan produksi
sebesar 367 kg/ha. Analisa populasi bakteri baik pada tanah maupun pada air
masih berada pada kisaran yang aman untuk budidaya udang windu begitu pula
parameter kualitas air masih berada pada batas yang aman untuk budidaya.
Keywords: aplikasi; bakterin;
udang windu; tradisional plus
Penulis: Arifuddin Tompo,
Endang Susianingsih, Koko Kurniawan
Kode Jurnal: jpperikanandd150533