ANALISIS KELEMBAGAAN PENGELOLA TAMAN NASIONAL LAUT KEPULAUAN SERIBU
ABSTRACT: Permasalahan
kewenangan secara kelembagaan dalam pengelolaan kawasan konservasikhususnya
Taman Nasional Kepulauan Seribu (TNKpS) masih terus mengemuka, hal ini dapat
berpotensi konflik kewenangan yang berdampak terhadap keberlanjutan
pengelolaan. Penelitian ditujukan untuk mengetahui kelembagaan yang paling
berwenang dalam pengelolaan TNKpS dan dampak penambangan karang terhadap sumber
daya terumbu barang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode
wawancara dan pengisian kuisioner. Analisis data menggunakan metode ISM
(Interpretative Structural Modelling) dan data lapangan menggunakan metode Line
Intercept Transects (LIT). Hasil penelitian menunjukkan Kementerian Kehutanan
dan Pemerintah Daerah adalah kelembagaan yang mempunyai pengaruh kuat terhadap
keberlangsungan pengelolaan Taman Nasional Kepulauan Seribu. Agar pengelolaan
sumber daya Taman Nasional Kepulauan Seribu dapat berkelanjutan, makaelemen Tujuan
Program yang dapat dirujuk sebagai kebijakan pengelolaan bersama kedua
kelembagaan tersebut adalah Kelestarian Sumber daya Taman Nasional.
KEYWORDS: konservasi; taman
nasional laut; interpretative structural modeling
Penulis: Hariyani Sambali,
Fredinan Yulianda, Dietriech G. Bengen, M. Mukhlis Kamal
Kode Jurnal: jpperikanandd140451