PENINGKATAN PRODUKTIVITAS TAMBAK MELALUI PENGGUNAAN PROBIOTIK PADA BUDIDAYA UDANG WINDU (Penaeus monodon)
Abstract: Penelitian ini
bertujuan untuk meningkatkan produktivitas tambak dengan penggunaan probiotik
pada budidaya udang windu. Penelitian ini dilakukan pada 6 petak tambak rakyat
di Kabupaten Maros, masingmasing berukuran 500 m2 yang dilengkapi dengan petak
tandon. Perlakuan yang dicobakan adalah aplikasi probiotik yaitu (A) probiotik
komersil, (B) probiotik BRPBAP, dan (C) kontrol (tanpa aplikasi probiotik),
masingmasing terdiri ATAS 2 ulangan. Hewan uji yang digunakan adalah benur
udang windu PL-32 dengan kepadatan 4 ekor/m2. Periode pemeliharaan dilakukan
selama 4 bulan. Persiapan tambak dilakukan dengan mengikuti standar operasional
standar operasional di tambak. Peubah yang diamati meliputi sintasan dan
produksi udang windu pada akhir penelitian, total bakteri Vibrio sp., dan
beberapa parameter kualitas air (oksigen terlarut, pH, suhu, salinitas, Fe,
amoniak, alkalinitas, nitrit, nitrat, fosfat, dan bahan organik terlarut).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sintasan dan produksi udang windu tidak
berbeda nyata di antara perlakuan, meskipun ada kecenderungan produksi
meningkat dengan adanya aplikasi probiotik. Adanya aplikasi probiotik baik
probiotik komersil maupun probiotik BRPBAP cenderung dapat menurunkan populasi
bakteri Vibrio sp., namun belum mampu menurunkan kandungan amonia dalam media
budidaya.
Keywords: produktivitas
tambak; probiotik; udang windu
Penulis: Arifuddin Tompo, Koko
Kurniawan, Nurbaya
Kode Jurnal: jpperikanandd120601