PENINGKATAN PRODUKSI SISTEM HETEROTROFIK IKAN LELE DENGAN PEMBERIAN PAKAN PADA IKAN NILA SEBAGAI FILTER FEEDER
Abstract: Limbah yang
dihasilkan dari perikanan budidaya intensif lebih tinggi dibandingkan dengan
yang ekstensif. Untuk mengantisipasi hal ini, peningkatan produksi budidaya
ikan air tawar harus diarahkan pada pola intensif yang produktif, efisien dan
berwawasan lingkungan dengan selaras dengan sistem akuakultur tanpa limbah
(nir-limbah). Melalui sistem heterotrofik, limbah budidaya ikan berupa amonia
diubah menjadi mikroba yang membentuk flok yang kemudian dimakan oleh ikan
pemakan mikroba (filter feeder fish). Berdasarkan hasil penelitian sebelumnya,
laju pertumbuhan bobot harian spesifik ikan nila sebesar 1,84%/ hari diharapkan
bisa ditingkatkan. Peningkatan pertumbuhan ikan nila diupayakan dengan
pemberian pakan tambahan. Oleh karena itu, dilakukan penelitian pengaruh
pemberian pakan pada ikan nila pada sistem heterotrofik sebanyak 1% dan 3% dari
total biomas ikan nila per hari. Perlakuan yang diterapkan ada tiga dengan dua
kali ulangan, yaitu: (A) pemeliharaan ikan lele dan ikan nila (tanpa diberi
pakan), (B) pemeliharaan ikan lele dan ikan nila (dengan pemberian pakan 1%),
dan (C) pemeliharaan ikan lele dan ikan nila (dengan pemberian pakan 3%). Hasil
penelitian menunjukkan bahwa pemberian pakan tambahan 3% pada ikan nila mampu
meningkatkan laju pertumbuhan bobot harian spesifik pada ikan nila, yaitu
sebesar 2,40%/hari. Pemberian pakan tambahan pada ikan nila pada berbagai
perlakuan menunjukkan hasil yang tidak berbeda nyata. Pertumbuhan ikan lele
tidak dipengaruhi oleh laju pemberian pakan pada ikan nila. Efisiensi pakan
terbaik terjadi pada perlakuan B, yaitu sebesar 84,30%. Nilai TAN meningkat
pada akhir penelitian, hal ini mengakibatkan kematian ikan. Selain itu juga
disebabkan oleh nilai oksigen terlarut yang rendah. Pemberian aerasi pada kolam
dengan debit udara rata-rata 79,74±45,59 L/dtk ternyata tidak mampu
meningkatkan kadar oksigen terlarut di air kolam. Nilai nitrit dan nitrat masih
berada pada kisaran normal.
Keywords: sistem heterotrofik;
feeding rate; ikan lele; ikan nila
Penulis: Rita Febrianti,
Bambang Gunadi, Lamanto
Kode Jurnal: jpperikanandd120566