Pengaruh Water Stress Treatment pada Pertumbuhan dan Produktivitas Tanaman Tomat (Solanum lycoperscium.L) di Wilayah Tropis
Abstrak: Banyak penelitian
mengungkapkan bahwa aplikasi water stress treatment di wilayah subtropis dapat
digunakan untuk memproduksi tomat berkualitas tinggi, meskipun fenomena
tersebut selalu diikuti dengan melambatnya pertumbuhan dan menurunnya
produktivitas tanaman tomat. Penelitian terdahulu mengenai water stress
treatment selalu dilakukan di wilayah subtropis di dalam greenhouse
berteknologi tinggi, oleh sebab itu, perlu dilakukan penelitian mengenai hal
yang sama di wilayah tropis di dalam greenhouse tradisional. Penelitian ini
dimulai dengan melakukan penanaman buah tomat pada dua kondisi yaitu stress
dengan kelembaban media tanam sekitar 60% (P2) dan 40% (P3) serta kondisi
kontrol sekitar 80% (P1). Pertumbuhan tanaman diukur berdasarkan diameter
batang dan stem elongation rate, sedangkan produktivitas diukur berdasarkan
yield, jumlah buah, dan massa buah rata-rata. Hasil penelitian menunjukkan
aplikasi water stress treatment pada tanaman tomat di wilayah tropis di dalam
greenhouse tradisional memiliki hasil yang tidak terlalu berbeda dengan
penelitian di wilayah subtropis di dalam greenhouse berteknologi tinggi.
Tanaman P1 memiliki pertumbuhan dan produktivitas paling tinggi, sedangkan
tanaman P2 dan P3 mengalami penurunan pertumbuhan dan produktivitas, masing
masing sebesar 36.25% dan 23.48% pada P2 dan 39.78% dan 48.18% pada P3.
Penulis: Drupadi
Ciptaningtyas, Dian Kurniati, Nizar Ulfah, Rizqi Aditia, Nurpilihan Bafdal
Kode Jurnal: jppertaniandd170493