HETEROSIS KARAKTER PERTUMBUHAN PADA PERSILANGAN TIGA POPULASI IKAN LELE, Clarias Gariepinus , DI PEMBESARAN
Abstract: Keragaan pertumbuhan
merupakan karakter penting dalam budidaya. Upaya perbaikan karakter pertumbuhan
pada ikan lele telah dilakukan melalui persilangan antar populasi. Tujuan yang
diharapkan dari persilangan ini adalah diketahuinya efek heterosis, yaitu
kombinasi persilangan yang memiliki keunggulan dibandingkan dengan tetuanya.Tiga populasi ikan lele
masing-masing, ikan lele Sangkuriang (S), Dumbo (D) dan Paiton (P) digunakan
sebagai galur tetua dan disilangkan secara resiprokal. Analisis heterosis dilakukan
dengan membandingkan performa pertumbuhan yang dinyatakan dengan empat komponen
(panjang standar, panjang total, bobot rata-rata dan biomas total) antara
populasi persilangan dengan populasi rata-rata dari galur tetua. Kecuali satu
populasi persilangan (SP), delapan populasi anakan yang terdiri atas populasi
murni galur tetua (SS, DD dan PP) dan lima populasi anakan hasil persilangan
masing-masing SD, DS, PD, DP, dan PS (huruf pertama dalam kombinasi persilangan
merupakan komponen betina) berhasil dibentuk dan dievaluasi. Tiga ukuran heterosis,
yaitu mid parent heterosis (MPH), better parrent heterosis (BPH) dan standard
heterosis (SH) digunakan untuk mengevaluasi berbagai kombinasi persilangan.
Hasil analisis menunjukkan bahwa variasi nilai heterosis pada karakter
pertumbuhan bervariasi terkait dengan ukuran heterosis yang digunakan.
Berdasarkan ukuran MPH dan BPH, populasi SD menunjukkan nilai heterosis tinggi,
masing-masing 24,4 dan 17,1% tetapi
menunjukkan nilai negatif berdasarkan ukuran SH (-13%) karena terdapat hibrida
lain (hibrida DP) yang performanya lebih baik.
Keywords: heterosis; Clarias
gariepinus; persilangan
Penulis: Imron, Evi Tahapari,
Bambang Iswanto
Kode Jurnal: jpperikanandd120659