APLIKASI BIOFLOK PADAT SEBAGAI ALTERNATIF PAKAN PADA PENDEDERAN UDANG VANAME (L. vannamaei)
Abstract: Penumbuhan bioflok
dalam kegiatan akuakultur terbukti dapat dimanfaatkan untuk perbaikan kualitas
air dan sebagai makanan bagi udang vaname. Kualitas nutrisi bioflok sebagai
pakan udang vaname dipengaruhi oleh jenis sumber C yang diberikan. Selama ini
bioflok dimanfaatkan langsung oleh ikan/udang pada saat pemeliharaan. Sedangkan
aplikasi bioflok padat dan masih segar sebagai alternatif pakan untuk
pendederan udang vaname belum banyak dilakukan. Penelitian bertujuan untuk
mengetahui pengaruh pemberian bioflok padat pada pendederan udang vaname.
Penelitian dilakukan di Laboratorium Basah, Balai Penelitian dan Pengembangan
Budidaya Air Payau, Maros. Penelitian menggunakan wadah fiber glass volume 250
L yang dilengkapi aerasi. Wadah diisi air salinitas 20 ppt sebanyak 20 L.
Sebagai perlakuan untuk pembuatan bioflok padat dalam penelitian ini
menggunakan sumber C berbeda, yaitu; A. limbah pakan udang, B. bungkil kelapa,
C. dedak halus, dan D. molase. Pembuatan tepung bioflok dilakukan dengan cara
mengisi air laut sebanyak 600 L pada bak silinder. Bahan bioflok sebagai sumber
C dari masing-masing perlakuan ditambahkan dalam wadah tersebut dan ditambahkan
dengan bakteri Bacillus sp. sebanyak 1 mL atau kepadatan 106 cfu/mL.
Pengambilan sampel dilakukan dengan cara menyaring bioflok dalam larutan
tersebut menggunakan plankton net (60 µm). Hewan uji yang digunakan adalah
udang vaname berukuran Post Larva 11 (PL-11) dengan padat penebaran
1.000/wadah, masing-masing perlakuan dengan 3 ulangan. Pemberian tepung bioflok
pada vaname dilakukan setiap hari dengan dosis 3%-5% dari bobot udang/hari.
Hasil penelitian selama 35 hari menunjukkan bahwa pertumbuhan bobot rata-rata
udang vaname dari masing-masing perlakuan berkisar 0,0920-0,2106 g/ekor.
Pemberian bioflok padat pada sumber C yang berbeda memberikan hasil yang
berbeda nyata (P<0,05) terhadap sintasan. Pada perlakuan A menghasilkan
sintasan yang lebih tinggi yaitu 84,2% disusul perlakuan C (71,9%); B (62,2%);
dan D (48,4%).
Keywords: bioflok padat;
pakan; pendederan; udang vaname
Penulis: Brata Pantjara, Usman
Kode Jurnal: jpperikanandd120571