PENGARUH PERBANDINGAN JUMLAH DAGING IKAN PORA-PORA DAN TEPUNG TAPIOKA TERHADAP MUTU KERUPUK IKAN PORA-PORA SELAMA PENYIMPANAN
ABSTRAK: Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh perbandingan jumlah daging ikan
pora-pora dan tepung tapioka terhadap mutu kerupuk ikan pora-pora selama
penyimpanan. Penelitian ini menggunakan metode rancangan acak lengkap dengan
dua faktor yaitu perbandingan jumlah daging ikan pora-pora dan tepung tapioka :
P1 = 10 g ikan pora-pora : 90 g tepung tapioka, P2 = 20 g ikan pora-pora : 80 g
tepung tapioka , P3 = 30 g ikan pora-pora : 70 g tapung tapioka, P4 = 40 g ikan
pora-pora : 60 g tepung tapioka dan lama penyimpanan : L1 = 7 hari, L2 = 14
hari, L3 = 21 hari, L4 = 28 hari, L5 =
35 hari. Parameter mutu yang dianalisa adalah kadar air, kadar abu, kadar
protein, kadar lemak, kadar karbohidrat, volume pengembangan, nilai uji
organoleptik (warna, rasa, aroma dan tekstur). Hasil penelitian menunjukkan
bahwa perbandingan jumlah daging ikan pora-pora dan tepung tapioka memberikan
pengaruh berbeda sangat nyata terhadap kadar air, kadar abu, kadar protein,
kadar lemak, kadar karbohidrat, volume pengembangan, dan uji organoleptik. Lama
penyimpanan memberikan pengaruh berbeda sangat nyata terhadap kadar air, kadar
protein, kadar lemak, kadar karbohidrat, volume pengembangan, dan uji
organoleptik. Interaksi kedua faktor memberikan pengaruh berbeda sangat nyata terhadap
kadar air dan kadar lemak. Perbandingan jumlah daging ikan pora-pora dan tepung
dengan perbandingan 20 g : 80 g serta 14 hari lama penyimpanan menghasilkan
kerupuk ikan pora-pora dengan mutu terbaik.
Penulis: Adhitya Feraldo, Rona
J. Nainggolan, Era Yusraini
Kode Jurnal: jppertaniandd170112