MEMPELAJARI TINGKAT KEMATANGAN BUAH MELON GOLDEN APOLLO MENGGUNAKAN PARAMETER SINYAL SUARA
Abstrak: Melon merupakan buah
dengan kandungan gizi dan nilai ekonomi tinggi. Penentuan kematangan buah ini
masih dilakukan secara manual dengan mengetuk, sehingga hasil pengukuran tidak
konsisten, subjektif, dan lambat. Penelitian ini bertujuan mempelajari tingkat
kematangan buah melon menggunakan respon impuls akustik buah melon terhadap
parameter kematangan buah pada empat umur panen yang berbeda serta menentukan
parameter akustik yang berperan dalam membedakan tingkat kematangan buah melon.
Hasil penelitian menunjukkan, karakter sinyal gelombang suara berkorelasi
terhadap umur panen buah melon dengan -0.5000> r >0.5000. Magnitud
gelombang suara berkorelasi positif (r = 0.5115) terhadap kekerasan daging
buah. Berdasarkan hasil analisis diskriminan, parameter gelombang suara yang
mampu membedakan kematangan buah melon dengan baik adalah frekuensi, short term
energy, dan Mo. Hasil klasifikasi ulang ke dalam empat kelompok umur panen buah
melon menggunakan fungsi diskriminan kuadratik menunjukkan sejumlah 67.27% sampel
buah dapat dikelompokkan dengan tepat berdasarkan umur panennya, sedangkan
tingkat keberhasilan pengelompokan ke dalam dua kelompok buah melon matang dan
buah melon belum matang adalah sebesar 75.91%.
Penulis: Waqif Agusta, Usman
Ahmad
Kode Jurnal: jppertaniandd160448

Artikel Terkait :
Jp Pertanian dd 2016
- KARAKTERISTIK SENSORIS DAN KIMIA PADA ABON NANGKA MUDA (ARTOCARPUS HETEROPHYLLUS LMK) DENGAN PENAMBAHAN TEMPE
- KUALITAS LIMBAH CAIR EKSTRAKSI SAGU (METROXYLON SP.) MENGGUNAKAN ALAT PENYARING SISTEM BERLAPIS PADA BEBERAPA WAKTU PENYIMPANAN
- STABILITAS SENYAWA FENOLIK DALAM EKSTRAK DAN NANOKAPSUL KELOPAK BUNGA ROSELLA PADA BERBAGAI VARIASI PH, SUHU DAN WAKTU
- BAURAN PEMASARAN PRODUK BARU PELUMAS FOOD GRADE GREASE BERBAHAN DASAR MINYAK SAWIT
- MUTU CABAI RAWIT (CAPSICUM FRUTESCENS L) PADA TINGKAT KEMATANGAN DAN SUHU YANG BERBEDA SELAMA PENYIMPANAN
- REVIEW : POTENSI DAN ARAH PENGEMBANGAN AGROINDUSTRI BERBASIS KAKAO DI PROVINSI PAPUA BARAT
- PENGARUH KEBIJAKAN PENERAPAN SPO TERHADAP PROFITABILITAS PISANG MAS KIRANA DI KABUPATEN LUMAJANG
- KEUNGGULAN KOMPARATIF KOMODITAS HORTIKULTURA DI KAWASAN AGROPOLITAN KECAMATAN BELIK
- USAHA AGRIBISNIS “KELOMPOK TANI KATATA”: SEBUAH MODEL USAHA KECIL AGRIBISNIS
- ANALISIS EKONOMI USAHA TERNAK SAPI POTONG BERBASIS AGROEKOSISTEM DI INDONESIA
- DAYA SAING DAN FAKTOR PENENTU EKSPOR KOPI INDONESIA KE MALAYSIA DALAM SKEMA CEPT-AFTA
- MODEL KERJASAMA KELOMPOK PEMBUDIDAYA IKAN (POKDAKAN) PADA PEMASARAN AGRIBISNIS IKAN GURAMI DI KABUPATEN BANYUMAS
- INTEGRATED DESEASE MANAGEMENT FOR CHILI FARMING IN BREBES AND MAGELANG - CENTRAL JAVA: SOCIAL ECONOMIC IMPACTS
- FAKTOR DOMINAN YANG MEMPENGARUHI PERILAKU EKONOMI RUMAH TANGGA PETANI KARET EKS UPP TCSDP DI DEBA BINA BARU
- ANALISIS EFISIENSI DISTRIBUSI PADA PENJUALAN PRODUK OLAHAN BUAH DAN SAYURAN DENGAN METODE DATA ENVELOPMENT ANALYSIS (DEA)
- KAJIAN PROPORSI SARI NANAS DAN KONSENTRASI STARTER TERHADAP AKTIVITAS ANTIBAKTERI KEFIR NANAS
- PENGARUH KONSENTRASI GULA, WAKTU PENGERINGAN DAN SUHU PENGERINGAN TERHADAP KADAR GULA REDUKSI, TOTAL FENOL, DAN VITAMIN C, SERTA KARAKTERISTIK RASA MANISAN SALAK PONDOH KERING
- PENGARUH KONSENTRASI TEPUNG PEPAYA DAN LAMA PENYIMPANAN TERHADAP SIFAT FISIK BEADS DAN VIABILITAS Lactobacillus acidophilus FNCC 0051 TERIMOBIL
- PENGARUH KONSENTRASI GELATIN DAN GULA TERHADAP SIFAT FISIKOKIMIA DAN ORGANOLEPTIK PANNA COTTA
- PENGARUH KONSENTRASI PERENDAMAN KALSIUM LAKTAT TERHADAP SIFAT FISIKOKIMIA MASHED SWEET POTATO POWDER
- PENGARUH KONSENTRASI TEPUNG PEPAYA DAN LAMA PENYIMPANAN TERHADAP KETAHANAN L. acidophilus FNCC 0051 TERIMOBIL PADA KONDISI ASAM LAMBUNG DAN GARAM EMPEDU
- KAJIAN JUMLAH SEL TERLEPAS DAN KARAKTER CARRIER PADA BERBAGAI KONSENTRASI TEPUNG PEPAYA DAN LAMA PENYIMPANAN SEL TERIMOBIL DALAM BEADS
- PENGARUH PROPORSI TAPIKOKA DAN TEPUNG BERAS MERAH TERHADAP SIFAT FISIKOKIMIA DAN ORGANOLEPTIK KERUPUK BERAS MERAH
- POLA PRODUKSI PIGMEN MONASCUS OLEH MONASCUS SP. KJR 2 PADA MEDIA BIJI DURIAN VARIETAS PETRUK MELALUI FERMENTASI PADAT
- PENGARUH KONSENTRASI MADU TERHADAP SIFAT FISIKOKIMIA DAN SIFAT ORGANOLEPTIK MINUMAN BELUNTAS-TEH HITAM DENGAN PERBANDINGAN 25:75% (B/B)