Klasterisasi Dokumen Tugas Akhir Menggunakan K-Means Clustering sebagai Analisa Penerapan Sistem Temu Kembali

Abstrak: Pencarian dokumen Tugas Akhir (TA) mahasiswadi Politeknik Harapan Bersama saat ini masih menampilkanhasil pencarian berurut berdasarkan peringkat kecocokandokumen atau biasa disebut document ranking. Cara demikianmenyebabkan penemuan data dokumen tidak terkelompok pada masing-masing tema Tugas Akhir secara akurat. Algoritma Clustering dapat digunakan dalam pengkategorian atau pengelompokan dokumen. Salah satu penggunaan algoritmaclustering yaitu dengan menerapkan metode K-means yangmerupakan algoritma sederhana dan dikembangkan oleh MacQueen pada tahun 1967. Dari hasil penelitian yang telahdilakukan, pengklasteran dokumen abstrak tugas akhirberbahasa Indonesia dengan menerapkan Algoritma K-Means menunjukan klaster yang dihasilkan cukup baik, sehingga dapat dijadikan rekomendasi bahwa metode K-Means klastering cukup baik jika diterapkan dalam penerapan sistem temu kembali, dengan indikator jarak antar klaster yang dihasilkan sangat dekat yaitu sebesar 0,001 ketika dihitung dengan metode Davies Bouldin Index.
Kata kunci: Tugas Akhir, k-means, clustering
Penulis: Very Kurnia Bakti, Jatmiko Indriyatno
Kode Jurnal: jptkomputerdd170004

Artikel Terkait :