STUDI PEMBUATAN BAHAN ALTERNATIF PLASTIK BIODEGRADABLE DARI PATI UBI JALAR DENGAN PLASTICIZER GLISEROL DENGAN METODE MELT INTERCALATION
Abstrak: Masalah lingkungan
dari pembuangan limbah plastik turunan minyak bumi telah menjadi isu penting
karena sifatnya yang sulit diuraikan. Oleh karena itu, upaya telah dilakukan
untuk mempercepattingkat degradasi material polimer dengan mengganti beberapa
atau seluruh polimer sintetis dengan polimer alami. Pati merupakan salah satu
polimer alami yang dapat digunakan untuk produksi material biodegradable karena
sifatnya yang mudah terdegradasi, melimpah, dan terjangkau namun memilikikekurangan
seperti kuatnya perilaku hidrofilik dan sifat mekanis yang lebih buruk. Untuk
meningkatkan kekuatan mekanis pada pati, sejumlah kecil pegisi (filler) berupa
bahan penguat biasanya ditambahkan ke dalam matriks polimer. Oleh karena itu,
bioplastik disiapkan dengan pencampuran pati ubi jalar sebagai matriks,
gliserol sebagai pemlastis, dan kitosan sebagai pengisi (filler) melalui metode
melt intercalation. Variasi konsentrasi gliserol dan kitosan mempengaruhi sifat
mekanis dan biodegradabilitas bioplastik. Ketika gliserol divariasikan dari
0,5% menjadi 1,5% kekuatan tarik menurun dari 19,23 MPa menjadi 8,83 Mpa,
sedangkan niali elongasi meningkat dari 0% menjadi 39,16%. Sebaliknya pada saat
variasi konsentrasi Kitosan dari 1% menjadi 2% kekuatan tarik meningkat dari 4,90
MPa menjadi 5,60 MPa, dan pada saat konsentrasi kitosan 3% nilai kuat tarik
menurun menjadi 4,22 MPa, sedangkan nilai elongasi mengalami penurunan yaitu
32,62%, 16,60% dan 8,35%. Biodegradabilitas bioplastik dengan variasi
plasticizer gliserol mencapai 2,50 % dalam waktu 8 hari. Sedangkan bioplastik
pada variasi konsentrasi kitosan mempunyai biodegradabilitas 1,63% dalam waktu
8 hari.
Penulis: Samsul Aripin,
Bungaran Saing, Elvi Kustiyah
Kode Jurnal: jptmesindd170242