Peningkatan unjuk kerja destilasi air energi surya jenis vertikal menggunakan pelacak matahari
Abstrak: Mencari air bersih
merupakan salah satu pekerjaan utama masyarakat di daerah terpencil. Di
beberapa daerah, sumberair yang ada sudah terkontaminasi garam atau zat lain
yang dapat membahayakan kesehatan. Cara penjernihan air palingmurah dan
sederhana adalah dengan destilasi air menggunakan energi surya. Permasalahan
umum destilasi air energi suryasaat ini adalah masih rendahnya efisiensi yang
dihasilkan. Masalah ini dapat diatasi dengan menggunakan sistem pelacakmatahari
agar posisi alat destilasi dapat mengikuti arah gerakan matahari. Penelitian
penggunaan sistem pelacak matahari padaalat destilasi air energi surya yang ada
umumnya adalah untuk destilasi air energi surya jenis horisontal, pada
penelitian inidigunakan destilasi air energi surya jenis vertikal. Penelitian
ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi destilasi air energi suryajenis
vertikal serta mengembangkan model sistem pelacak matahari yang ada yakni
dengan menambahkan RTC(Real TimeClock). Penambahan RTC dapat mengatasi
kelemahan sistem pelacak matahari yang ada yakni ketidak akuratan
penentuanposisi matahari saat cuaca berawan. Parameter yang diukur adalah temperatur
air, temperatur kaca penutup, temperatur udarasekitar (TA), kelembaban udara
sekitar, kecepatan angin, jumlah massa air destilasi yang dihasilkan, energi
surya yang datangdan lama waktu pencatatan data.Penelitian ini merupakan
penelitian multi tahun dengan dana Dikti yang saat ini memasukitahun kedua dari
rencana penelitian selama tiga tahun. Hasil tahun pertama menunjukkan, air
destilasi yang diperoleh destilasidengan pelacak matahari 30% lebih banyak
dibandingkan destilasi tanpa pelacak matahari. Hasil tersebut diperoleh pada
lajumassa air yang akan didestilasi sebesar 0,7-1 kg/jam. Pada tahun kedua akan
diupayakan peningkatan efisiensi yang lebih baikdengan penyempurnaan sistem
pelacak matahari, sistem pendistribusian air, posisi alat destilasi dan penggunaan
absorberyang mempunyai sifat kapilaritas yang lebih baik.
Penulis: Doddy Purwadianto, A.
Prasetyadi, Dian Artanto
Kode Jurnal: jptmesindd160164