PEMBUATAN PARTIKEL SELULOSA MENGGUNAKAN LARUTAN ALKALIN
Abstrak: Selulosa adalah
biopolimer terbanyak jumlahnya di alam dan memiliki arti yang sangat penting
untuk industri serat dan kertas. Partikel selulosa dicirikan memiliki tingkat
kekristalan yang tinggi dan mempunyai ukuran dari beberapa ratus nanometer (nm)
sampai 100 mikrometer (μm). Partikel selulosa ini banyak digunakan dalam bentuk
murninya sebagai filler pada industri makanan untuk menambah konsistensi dan
tekstur makanan. Tujuan utama penelitian ini dapat dibagi menjadi dua. Pertama
adalah untuk mempelajari pembuatan larutan selulosa dengan menggunakan larutan
selulosasodium hidroksida. Kedua, mempelajari proses pembuatan partikel nano
dengan metode sol-gel dengan menggunakan larutan selulosa-sodium hidroksida
yang dipersiapkan sebelumnya. Bahan kimia yang dipakai untuk pembuatan larutan
garam adalah Sodium hidroksida (NaOH), sodium klorida (NaCl), sodium sulfat
(NaSO4), seng klorida (ZnCl), seng sulfat (ZnSO4), amonium klorida (NH4Cl), ammonium
sulfat ((NH4)2SO4). Pertama menentukan tingkat kelarutan pulp, pembuatan
larutan basa-selulosa, proses ultrasonication dan dialysis, analisis SEM dan
Flow Cytometry. Hasil eksperimen didapatkan enzyme-treated pulp menghasilkan
tingkat kelarutan yang lebih tinggi dibandingkan dengan untreated pulp,ukuran
partikel selulosa terkecil dihasilkan dari proses koagulasi di larutan NaCl
yaitu sekitar 300 nm, dan perlakuan ultrasonication cukup efektif untuk
menghasilkan ukuran dan jumlah partikel berukuran nanometer. Metode ini bisa
menjadi metode alternatif yang ramah lingkungan untuk menghasilkan produk
selulosa. Proses koagulasi yang diikuti dengan perlakuan ultrasonication menghasilkan
ukuran rata-rata partikel 200 nm dan jumlah rata-rata partikel sekitar 25,000.
Penulis: Edy Hermawan
Kode Jurnal: jptmesindd170243