BAGAIMANA MENENTUKAN SLIP PADA TRANSMISI PULLEY & V-BELT PADA BEBAN TERTENTU DENGAN MENGGUNAKAN MOTOR BERDAYA SEPEREMPAT HP
ABSTRAK: Tidak banyak para
teknisi menggunakan transmisi putaran pada mesin dari satu poros keporos yang lain
memperhitungkan adanya slip antara poros dengan transmisi, sehingga putaran
ouput poros yang diharapkan tidak tercapai. Seperti yang ditunjukkan pada
transmisi pulley dan v-belt, pada pulley dan vbelt bahwa putaran output yang
disampaikan pada pulley akan terjadi penurunan nilai putaran beberapa persen
karena timbul slip antara belt dengan pulley. Penurunan nilai putaran tersebut
akan bertambah dengan bertambahnya massa putaran yang dibawa. Dalam penelitian
ini menggunakan motor ¼ Hp dan putaran 1410 rpm, pulley dan v-belt dengan
koefisien gesek sebesar ยต= 0,3. Secara analisa teoritis denganmemilih factor
kritis 1,056 maka nilai putaran tersebut akan berubah sebesar , dengan rasioputaran
pulley sebesar i = 2,953216. Ketika dilakukan pengujian dengan beban massa
1,707 kg maka putaran poros motor diperoleh sebesar 1489 rpm, dengan
menggunakan rasio putaran maka putaran pulley output sebesar 504,2 rpm, tetapi
pada pengukuran putaran pulley sebesar 497,35 rpm, sehingga menimbulkan selisih
sebesar 6,9 rpm atau mengalami slip sebesar 1,39 %, dan nilai ini akan terus bertambah
dengan bertambahnya beban massa putar yang dibawa. Berdasarkan analisa empiris
besarnya slip dengan menggunakan program excel, maka didapatlah persamaan
hubungan persentase slip dengan perubahan massa yang dipakaiseperti; .
Penulis: Syafrizal
Kode Jurnal: jptmesindd170273