Analisis ergonomi postur kerja operator pada proses pembuatan batako
Abstrak: Proses pembuatan
batako merupakan salah satu pekerjaan yang membutuhkan penanganan material
secara manual,sehingga tenaga fisik pekerja diperlukan meskipun mesin bantu cetak
sudah tersedia. Berdasarkan pengamatan dilapangandiketahui bahwa seluruh
aktivitas pembuatan batako banyak membutuhkan tenaga fisik. Pekerjaan membuat
batako dapatdibagi menjadi beberapa elemen kerja dan setiap elemen kerja
memberikan postur kerja yang bervariasi. Hasil analisis posturkerja dengan
menggunakan REBA menunjukkan pekerja pada proses pemindahan batako basah
memiliki nilai 11 dengan levelrisiko sangat tinggi. Perbaikan dilakukan dengan
menambahkan kursi pekerja dan berhasil menurunkan skor REBA menjadi 5.
Penulis: Regina Anggraini, Lamto
Widodo, Wayan Sukania
Kode Jurnal: jptmesindd160161