STUDI POLA LENGKUNG KEBUTUHAN AIR UNTUK IRIGASI PADA DAERAH IRIGASI TILONG
Abstract: Daerah Irigasi
Tilong dengan luas daerah irigasi sebesar 1.484 ha disuplai air dari Bendungan
Tilong dengan debit sebesar 2,23 m3/det pada pintu pengambilan. Dengan
kapasitas saluran tersebut, air dialirkan ke seluruh bagian kiri dengan luas
233 ha dan bagian kanan dengan luas layanan 1.251 ha. Dengan luas daerah yang
demikian penulis ingin mengetahui bagaimana pola lengkung kapasitas saluran
dari kapasitas Tilong
Untuk menentukan lengkung kapasitas tersebut, digunakan data klimatologi
dengan kala ulang 15 tahun serta data sekunder dari irigasi setempat dan
mencari berapa besarnya kebutuhan air di sawah per hektar. Dengan demikian
digunakan rumus perhitungan kapasitas saluran dengan rumus NFR dan Lengkung
Kapasitas Tegal untuk mendapatkan besarnya kapasitas saluran.
Dengan metode perhitungan kebutuhan air diperoleh nilai besarnya
kebutuhan air maksimum per hektar di Daerah Irigasi Tilong sebesar 2,12 ltr/dt.ha.
Analisis kapasitas saluran dengan menggunakan rumus NFR dan Lengkung Kapasitas
Tegal menunjukkan kebutuhan air yang berbeda. Pola lengkung yang trend dari
rumus NFR membentuk linear artinya terjadi penambahan kapasitas pada saluran
jika areal yang dilayani semakin luas sedangkan dengan Lengkung Kapasitas Tegal
membentuk garis parabola artinya akan terjadi pengurangan kapasitas saluran
ketika areal yang dilayani semakin luas.
Penulis: Yohanes V.S. Mada,
Denik S. Krisnayanti, I Made Udiana
Kode Jurnal: jptsipildd160294