PENGARUH PENAMBAHAN GULA PASIR TERHADAP KUAT TEKAN DAN SIFAT KEDAP AIR MORTAR
Abstract: Penggunanan mortar
pada pekerjaan dinding rumah, kamar mandi, ataupun bak air saat ini belum
maksimal karena banyak dijumpai retak dan tidak kedap air. Dalam mengatasi
masalah ini biasa digunakan bahan kimia tambahan (chemical admixtures), tetapi
bahan kimia tersebut harganya mahal dan sulit didapat. Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui pengaruh penambahan gula pasir terhadap kuat tekan dan sifat
kedap air pada mortar. Benda uji yang dipakai untuk pembuatan mortar berbentuk
kubus berukuran 5 x 5 x 5 cm dengan variasi penambahan gula pasir 0%, 0,05%,
0,10%, 0,15%, 0,20%, 0,25%, dan 0,30% dari berat semen. Variasi campuran yang
dipakai adalah 1PCC : 4Psr, 1PCC : 6Psr, dan 1PCC : 8Psr. Kuat tekan mortar
maksimum adalah kuat tekan mortar dengan penambahan gula pasir 0,10 – 0,15% dan
menyebabkan kenaikan kuat tekan 18,4% dari kuat tekan mortar normal. Porositas
dan absorpsi mortar yang paling kecil adalah mortar dengan tambahan gula pasir
0,10 – 0,15% . Porositas mortar turun 9,99% dari porositas mortar normal dan
absorpsi turun 11,84% dari absorpsi mortar normal.
Penulis: Wilhelmus Bunganaen,
Elia Hunggurami, Yustanius Bei-Ngala
Kode Jurnal: jptsipildd160295