PENGARUH LINGKUNGAN KLIEN DALAM INTEGRASI “SUPPLY CHAIN” PADA PROYEK KONSTRUKSI
Abstract: Industri konstruksi
adalah sebuah proyek dimana terdapat beberapa pihak yang terlibat , yaitu
klien/owner, konsultan, kontraktor, dan para supplier, yang masing-masing
memiliki peran berbeda-beda dalam suatu rantai supply chain. Supply Chain
Management telah lama digunakan sebagai alat untuk meningkatkan kinerja supply chain
di konstruksi. Meningkatkan koordinasi diantara pihak yang terlibat dalam satu
rantai supply chain merupakan tujuan dan dasar utama dalam peningkatan
integrasi supply chain. Klien adalah inti dari supply chainyang berpengaruh
terhadap derajat integrasi dalam supply chain dan secara keseluruhan menentukan
kesuksesan proyek. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian
inferensial dengan menggunakan analisa regresi berganda untuk mengetahui
hubungan antar lingkungan klien dengan integrasi supply chain. Penelitian ini menggunakan
metode survey dengan bantuan kuisioner sebagai instrumen untuk mengumpulkan
datanya.Berdasarkan analisa yang telah dilakukan, model persamaan regresi
linier berganda antara lingkungan klien dengan integrasi supply chain untuk
variabel terikat Koordinasi yaitu Y = 0,6763 + 0.2649 X1 + 0,0412 X2 + 0,3184
X3 + 0,1531 X4 ; untuk variabel terikat Komitmen Y = 0,833 + 0,226 X1 + 0,362
X2 + 0,023 X3 + 0,111 X4; untuk variabel terikat Kolaborasi Y = 2,024 - 0,082
X1 + 0,269 X2 + 0,145 X3 - 0,009 X4. Berdasarkan uji model yang dilakukan,
disimpulkan bahwa hubungan variable bebas faktor lingkungan klien terhadap koordinasi
dan komitmen dalam integrasi supply chain secara signifikan berpengaruh.
Sedangkan Faktor-faktor lingkungan klien menyangkut faktor personal,
departemen, organisasi dan eksternal secara bersama-sama tidak berpengaruh
signifikan terhadap kolaborasi pada proyek. Dari keempat variabel tersebut,
departemen merupakan faktor yang paling dominan pengaruhnya terhadap integrasi
supply chain.
Penulis: Mirnayani
Kode Jurnal: jptsipildd150744