PENGARUH BENTUK PENAMPANG KOLOM TERHADAP KINERJA STRUKTUR BETON BERTULANG
Abstract: Pada penelitian ini
dilakukan analisis nonlinier pushover dengan membuat 5 model struktur, yaitu
model struktur kolom bujur sangkar, model struktur kolom bulat, model struktur kolom persegi
panjang, model struktur kolom bujur sangkar dengan sudut-sudut kolom bulat, dan
model struktur kolom persegi panjang dengan sudut-sudut kolom bulat. Penelitian
ini dilakukan untuk mengetahui kinerja struktur berdasarkan variasi bentuk
penampang kelima model. Kelima model tersebut menggunakan sistem struktur
pemikul momen khusus (SRPMK) yang didesain berdasarkan SNI Beton 2847-2013 dan
SNI Gempa 1726-2012. Kelima model memiliki luas penampang kolom yang sama, dan
juga memiliki dimensi pelat atap, pelat lantai, balok induk atap, balok induk
lantai, dan balok anak yang sama. Beban gempa dihitung menggunakan metode statik ekivalen
berdasarkan SNI 1726-2012. Dari hasil analisis didapatkan bahwa model struktur
dengan kolom persegi panjang memiliki gaya geser dasar seismik yang paling
besar diantara kelima model. Dengan nilai gaya geser dasar seismik 8921,10 KN
untuk arah X dan 8641,07 KN arah Y. Model struktur dengan kolom persegi panjang
juga memiliki nilai simpangan paling kecil diantara kelima model, dengan nilai
simpangan arah X akibat beban gempa arah X sebesar 117,26 mm dan simpangan arah
Y akibat beban gempa arah Y sebesar 123,20 mm. Berdasarkan nilai gaya geser
dasar seismik, perpindahan dan simpangan, dapat disimpulkan struktur dengan
denah kolom persegi panjang memiliki kinerja paling baik diantara kelima model.
Penambahan kolom bulat pada sudut-sudut denah struktur kolom bujur sangkar
tidak memberikan pengaruh yang signifikan. Sedangkan penambahan kolom bulat
pada struktur denah kolom persegi panjang justru menurunkan kinerja struktur
tersebut.
Penulis: I Ketut Sudarsana
Kode Jurnal: jptsipildd160278