ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMBENGKAKAN BIAYA KONSTRUKSI (COST OVERRUN) DENGAN METODE ANALYTICAL HEIRARCHY PROCESS (AHP) PADA PROYEK KONSTRUKSI DI KOTA DENPASAR DAN KABUPATEN BADUNG

Abstract: Pembengkakan biaya (cost overrun) suatu proyek konstruksi umumnya terjadi saat tahap pelaksanaan pekerjaan. Hal ini dapat disebabkan oleh beberapa faktor yaitu faktor intern dan faktor extern dari proyek konstruksi itu sendiri. Jadi, hendaknya setiap faktor diperhatikan dengan baik atau selalu dipertimbangkan di tahap estimasi awal, sehingga dapat dicegah atau dihindari terjadinya pembengkakan biaya (cost overrun) pada proyek konstruksi. Proses analisis dengan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dimulai dengan mendefinisikan masalah, membuat hirarki faktor pembengkakan biaya, membuat kuisioner untuk memperoleh data, melakukan tabulasi data, dilanjutkan dengan membuat matriks berpasangan, melakukan perbandingan berpasangan, mengukur bobot prioritas dan memeriksa nilai konsistensi hirarki. Jika nilai inkosistensi lebih kecil 10% akan langsung didapatkan hasil berupa ranking bobot prioritas, tetapi jika  lebih besar 10%, maka dilakukan perbaikan konsistensi dengan matriks normalisasi sampai diperoleh nilai inkosistensi yang diinginkan (<10%). Dari hasil analisis diperoleh bobot prioritas dari faktor yang berpengaruh dalam pembengkakan biaya (cost overrun) pada proyek konstruksi antara lain: Faktor Estimasi Biaya memiliki pengaruh sebesar 24%, Faktor Material sebesar 18%, Faktor Perencanaan sebesar 15%, Faktor Hubungan Kerja sebesar 13%, Faktor Tenaga Kerja sebesar 11%, Faktor Waktu sebesar 10, dan Faktor Peralatan sebesar 9%.
 Keywords: Analisis, Faktor, (Cost Overrun), Proyek Konstruksi, AHP
Penulis: I Wayan Edi Sumadi
Kode Jurnal: jptsipildd160277

Artikel Terkait :