FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB CHANGE ORDER PADA PROYEK KONSTRUKSI GEDUNG
Abstract: Perubahan pekerjaan
(change order) sering terjadi dalam pelaksanaan proyek konstruksi baik pada
awal, pertengahan, maupun pada akhir pelaksanaan proyek. Adanya change order
dapat menyebabkan terjadinya penambahan waktu pelaksanaan dan biaya proyek.
Faktor-faktor penyebab change order pada pelaksanaan proyek konstruksi
dikelompokkan ke dalam empat faktor yaitu faktor pemilik proyek (owner),
konsultan perencana, kontraktor, serta faktor eksternal. Penelitian ini
bertujuan untuk menganalisis faktor dan subfaktor apa penyebab yang paling
mempengaruhi change order pada pelaksanaan proyek konstruksi gedung. Kuesioner
didistribusikan ke 32 perusahaan jasa konstruksi yang berdomisili di kota Denpasar.
Metode analisis data yang digunakan adalah uji statistik non parametrik dengan
menggunakan analisis Kendall W (uji ‘n’ sampel berhubungan) yang dioperasikan
dengan program SPSS (Statistical Product and Service Solutions) versi 21. Hasil
analisis menunjukkan bahwa yang paling mempengaruhi change order adalah faktor
pemilik proyek (owner) dengan subfaktor perubahan desain. Hal ini ditunjukkan
dengan nilai statistik hitung 90,777 > 12,592 statistik tabel dan
probabilitas 0,000 < 0,05 serta nilai Kendall W = 0,473. Ini berarti bahwa
pada 32 responden yang turut berpartisipasi dalam pengisian kuesioner, sebagian
besar mengalami change order yang disebabkan oleh adanya perubahan desain.
Penulis: Ida Ayu Rai
Widhiawati
Kode Jurnal: jptsipildd160285