PENGEMBANGAN KARAKTER RASA TANGGUNGJAWAB MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN VALUE CLARIFICATION TECHNIQUE (VCT) PADA MAHASISWA TINGKAT I PROGRAM STUDI PGSD FKIP UNIVERSITAS NUSANTARA PGRI KEDIRI

Abstrak: Dewasa ini kehidupan bangsa Indonesia mengalami pergeseran nilai. Kondisi ini yang kemudian dikatakan dekadensi moral, yang ditandai maraknya tindak kriminalitas dan perilaku menyimpang, yang pelakunya para generasi muda, disamping anakanak dan orang tua, bahkan penyandang predikat tokoh masyarakat dan pejabat. Kemerosotan moral kian terasa sampai pada tingkat yang cukup meresahkan yang tergolong “amoral”. Kondisi ini menuntut perlunya pengembangan karakter rasa tanggungjawab melalui penggunaan model pembelajaran Clarification Technique (VCT). Model pembelajaran VCT sebagai model pembelajaran afektif yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan melakukan pertimbangan moral dengan cara memberi stimulasi berupa dilema moral yang bersumber dari masalah social dalam kehidupan. Penelitian ini bertujuan mengungkap bahwa ”Pengunaan model pembelajaran VCT memberikan pengaruh lebih baik terhadap moralitas khususnya karakter rasa tanggungjawab pada mahasiswa Program studi PGSD, dibanding penggunaan model pembelajaran konvensional”. Hasil pembuktian bermanfaat untuk memberikan masukan/ alternative model yang dapat digunakan para guru di lapangan.
Penelitian ini menggunakan Pretestpostest Control Group Design, perlakuan berupa model pembelajaran VCT. Efek perlakuan berupa karakter Rasa Tanggungjawab pada mahasiswa program studi PGSD FKIP Universitas Nusantara PGRI Kediri. Selanjutnya datadata akan dianalisis dengan teknik analisis komparasi ttes.  Dari hasil penelitian diperoleh temuan adanya perbedaan secara signifikan, yang berarti penggunaan model pembelajaran VCT memberikan pengaruh lebih baik dibanding model konvensional.
 Kata kunci: VCT, karakter rasa tanggungjawab
Penulis: Bambang Soenarko
Kode Jurnal: jppaudsddd170001

Artikel Terkait :