PEMBELAJARAN MENULIS TEKS ANEKDOT MELALUI METODE NLP (PEMOGRAMAN NEUROLINGUISTIK) DENGAN TEKNIK VAKOT (VISUAL, AUDIO, KINESTETIK, OLFAKTORI, DAN RASA) PADA PESERTA DIDIK SMA NEGERI 6 BANDUNG
Abstrak: Menulis teks anekdot
termasuk ke dalam jenis karangan narasi, tetapi belum banyak orang yang
mengenalnya dengan baik. Dapat dikatakan dalam menulis karangan narasi dengan
desain anekdot ini sangatlah kurang atau jarang.Pada kurikulum 2013 teks
anekdot muncul pada kelas X SMA/SMK/MA dalam pelajaran bahasa Indonesia.
Munculnya teks anekdot didasari oleh tantangan eksternal tentang
fenomena-fenomena negatif yang dilakukan masyarakat. Fenomena negatif tersebut
dapat mengakibatkan kehidupan masyarakat yang penuh dengan kesemrawutan dan
meningkatnya indeks stres semakin tinggi. Anekdot merupakan sejenis cerita
pendek, baik itu cerita nonfiksi maupun fiksi yang menceritakan tentang
pengalaman pribadi maupun orang lain yang berisi sindiran atau kritikan yang
bersifat humor, serta mengandung rasa kepedulian terhadap sebuah krisis
fenomena di masyarakat untuk mengubah sebuah perilaku. NLP merupakan strategi
untuk menumbuhkan hubungan interaksi sosial dan keselarasan komunikasi antara
pengajar dan peserta didik dalam mencapai rasa percaya diri, pemahaman, dan
kompetensi, maka NLP modal penting untuk mencapai keberhasilan dalam
pembelajaran menulis teks anekdot. Keberhasilan sebuah metode NLP dalam pembelajaran
menulis teks anekdot, tentunya tidak lepas dari penggalian sebuah pengalaman
yang bermanfaat dan menarik dari apa yang dilihat, didengar, dirasa, dicium,
dan dikecap. Jadi, metode NLP mempunyai hubungan yang erat dengan teknik VAKOT.
Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen.Bentuk desain ini merupakan
pengembangan dari true-experiment. Desain ini mempunyai kelas kontrol.
Penelitian ini diujicobakan terhadap populasi kelas X di SMA Negeri 6 Bandung
dengan sampel kelas X-IPA 3 sebagai kelas kontrol dan kelas X IPA-5 sebagai
kelas eksperimen. Kelas eksperimen diberi perlakuan dengan menggunakan metode
NLP dengan teknik VAKOT. Berdasarkan hasil penelitian, penulis mendapatkan uji
efek perlakuan dengan nilai 0.2414 yang termasuk ke dalam kriteria efek
perlakuan yang sedang. Jadi, perlakuan metode NLP dengan teknik VAKOT dapat
memengaruhi teks anekdot dengan kategori sedang.
Kata kunci: pembelajaran
menulis teks anekdot, metode NLP dengan teknik VAKOT, metode ekperimen, dan
hasil penelitian
Penulis: Julianto
Kode Jurnal: jppaudsddd162099