HUBUNGAN ANTARA KLECERDASAN INTRAPERSONAL DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS V SD SE GUGUS II KECAMATAN IMOGIRI BANTUL TAHUN AJARAN 2016/2016
ABSTRAK: Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui kecerdasan intrapersonal siswa kelas V SD se-Gugus
II Kecamatan Imogiri Bantul tahun ajaran 2015/2016, untuk mengetahui prestasi
belajar siswa kelas V SD se-Gugus II Kecamatan Imogiri Bantul tahun ajaran
2015/2016, dan untuk mengetahui hubungan antara kecerdasan intrapersonal dengan
prestasi belajar siswa kelas IV se-Gugus II Kecamatan Imogiri Bantul tahun
ajaran 2015/2016. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Penelitian ini
dilakukan pada siswa kelas V SD Se-Gugus II Kecamatan Imogiri Bantul pada
semester genap tahun pelajaran 2015/2016. Populasi dalam penelitian ini
sebanyak 148 siswa dengan sampel sebanyak 105 siswa. Teknik pengambilan sampel
yaitu proportionate random sampling
dengan menggunakan tabel Isaac & Michael dengan taraf kesalahan 5%. Pengumpulan data dilakukan dengan metode angket dan dokumentasi. Teknik analisis
data yang digunakan adalah analisis deskriptif, uji persyaratan analisis yaitu
uji normalitas dan uji linieritas, serta teknik pengujian hipotesis dengan
korelasi product moment. Hasil penelitian ini menunjukkan variabel kecerdasan
intrapersonal memiliki rata-rata sebesar 121,69 yang berada pada kelas interval
108 < X ≤ 132, sehingga dapat disimpulkan bahwa kecerdasan intrapersonal
siswa kelas V di SD Se-Gugus II Kecamatan Imogiri termasuk dalam kategori tinggi
dengan jumlah presentase sebesar 62,9%. Variabel prestasi belajar memiliki
rata-rata sebesar 72,6810 yang berada pada kelas interval 67,5 < X ≤ 82,5,
sehingga dapat disimpulkan bahwa prestasi belajar siswa kelas V di SD Se-Gugus
II Kecamatan Imogiri termasuk dalam kategori tinggi dengan jumlah presentase
sebesar 64,8%. Serta ada hubungan yang signifikan antara kecerdasan
intrapersonal dengan prestasi belajar siswa yang diperoleh melalui analisis
dengan hasil nilai rhitung = 0,422, rtabel = 0,19, dimana rhitung > rtabel
atau 0,422 > 0,19 dan nilai signifikansi kurang dari 0,05 atau 0,000 <
0,05. Dari hasil korelasi tersebut dapat diketahui tingkat hubungan antara
kedua variabel yaitu tergolong sedang dengan rentang 0,400-0,599.
Penulis: Fety Dyah Rahmawati
Kode Jurnal: jppaudsddd162000