Peranan Metode Bermain Peran terhadap Pengembangan Moral Anak di Kelompok B TK Pudjananti Kecamatan Sigi Biromaru
Abstract: Permasalahan pokok
dalam penelitian ini adalah bagaimana pengembangan moral anak? Bagaimana
penerapan metode bermain peran? Dan apakah ada peranan metode bermsin peran
terhadap pengembangan moral anak? Sehubungan dengan permasalahan tersebut,
penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan metode bermain peran,
pengembangan moral anak, dan mengetahui ada peranan metode bermain peran
terhadap pengembangan moral anak. Metode penelitian ini adalah penelitian
deskriptif kualitatif untuk menggambarkan keadaan sesungguhnya, kemudian
ditarik kesimpulan. Adapun subjek penelitian ini adalah seluruh anak di
kelompok B Tk Pudjananti Kecamatan Sigi Biromaru yang berjumlah 15 anak. Teknik
pengumpulan data dilakukan melalui, observasi, dan dokumentasi. Pengolahan data
dilakukan dengan teknik persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada
peranan metode bermain peran terhadap pengembangan moral anak yaitu
pengembangan moral dalam menjaga kebersihan lingkungan, pengembangan moral
patuh terhadap peraturan, serta pengembangan moral anak dalam sopan santun, terdapat
6 anak (40%) dalam kategori BSB, 8 anak (53,3%) dalam kategori BSH, 1 anak
(6,7%) dalam kategori MB, dan 0 anak (0%) dalam kategori BB. Kemudian dalam
aspek patuh terhadap peraturan, ada 6 anak (40%) kategori BSB, 7 anak (46,6%)
kategori BSH, 1 anak (6,7%) kategori MB, dan 1 anak (6,7%) kategori BB.
Selanjutnya, pada aspek sopan santun, ada 6 (40%) kategori BSB, 8 anak (53,3%)
kategori BSH, 1 anak (6,7%) kategori MB, dan tidak terdapat anak (0,0%)
kategori BB. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pengembangan moral anak
dapat berkembang melalui metode bermain peran. Oleh karena itu, ada peranan
metode bermain peran terhadap pengembangan moral anak.
Penulis: Tati Setiawati
Kode Jurnal: jppaudsddd161040