PENGARUH PERMAINAN TRADISIONAL KARETAN TERHADAP KEMAMPUAN MOTORIK KASAR MELOMPAT DUA KAKI ANAK KELOMPOK A DI TK

Abstrak: Penelitian pada anak kelompok A di TK Dharma Wanita Desa Bulukidul Kecamatan Balong Ponorogo dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan motorik kasar melompat dua kaki. Hal ini terlihat ketika mengajak anak-anak bermain simpai kemudian anak-anak diminta melompati tetapi respon dari anak-anak kurang baik, 35% atau 7 dari 20 anak belum melakukan gerak melompat dua kaki dengan baik, dan 30% atau 6 dari 20 anak belum mau melakukan gerak melompat dua kaki dan permainan yang terapkan masih terbatas. Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini yaitu untuk membuktikan apakah ada pengaruh permainan tradisional karetan terhadap kemampuan motorik kasar melompat dua kaki.Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif dengan jenis pre-eksperimental design dan desain penelitian one-group pre test-post test design. Subjek penelitian berjumlah 20 anak. Metode pengumpulan data menggunakan observasi dengan alat penilaian berupa lembar observasi. Analisis data menggunakan statistik non parametrik uji jenjang bertanda Wilcoxon (wilcoxon match pairs test) dengan rumus t hitung < t tabel.Berdasarkan hasil analisis data tentang kemampuan motorik kasar melompat dua kaki pada saat observasi awal (pre test) dan observasi setelah perlakuan (post test) menggunakan permainan tradisional karetan diperoleh nilai rata-rata hasil pre test 11 dan rata-rata hasil post test 16,75. Hasil perhitungan dengan uji jenjang diperoleh t hitung = 0 lebih kecil dari t tabel = 52 dan hasil pengambilan keputusannya yaitu: Ha diterima karena t hitung < t tabel (0<52) dan Ho ditolak karena t hitung > t tabel (0>52). Simpulan penelitian menunjukkan bahwa permainan tradisional karetan berpengaruh secara signifikan terhadap kemampuan motorik kasar melompat dua kaki pada anak kelompok A di TK Dharma Wanita Desa Bulukidul Kecamatan Balong Ponorogo. Hal ini membuktikan bahwa permainan tradisional karetan dapat membantu anak untuk mengembangkan kemampuan melompat dua kaki. Dengan adanya bukti bahwa permainan tradisional karetan dapat membantu anak melompat dua kaki pada kelompok A maka permainan ini dapat diterapkan kepada anak usia 4-5 tahun khususnya dalam tingkat pencapaian perkembangan melakukan gerak melompat dengan tegak lurus setinggi mungkin dari suatu posisi tertentu.
Kata Kunci: Permainan tradisional karetan, motorik kasar melompat dua kaki
Penulis: Ratna Nila Puspitasari, Julianto
Kode Jurnal: jppaudsddd141708

Artikel Terkait :