Pengaruh Metode Bercerita terhadap Perilaku Moral Anak Kelompok B TK Karya Thayyibah II Desa Wombo Kabupaten Donggala
Abstract: Masalah dalam kajian
ini adalah apakah ada pengaruh metode bercerita terhadap perilaku moral anak?
Tujuan penelitian untuk melihat pengaruh metode bercerita terhadap perilaku
moral anak. Metode penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif yaitu
mengamati secara langsung untuk menggambarkan keadaan sesungguhnya. Setting dan
subjek penelitian yaitu anak TK Karya Thayyibah II Desa Wombo Kabupaten
Donggala berjumlah 19 anak yang terdaftar pada tahun ajaran 2015/2016. Teknik
pengumpulan data yaitu observasi dan dokumentasi, data dianalisa dengan teknik
persentase. Hasil penelitian perilaku sopan santun pada minggu pertama untuk
kategori BSB, BSH dan MB hanya mencapai 15,79% meningkat pada minggu keenam
menjadi 89,48%. Perilaku bertanggung jawab pada minggu pertama untuk kategori
BSB, BSH dan MB hanya mencapai 21,06% meningkat pada minggu keenam menjadi
89,48%. Perilaku jujur pada minggu pertama untuk kategori BSB, BSH dan MB hanya
mencapai 26,36% meningkat pada minggu keenam menjadi 89,48%. Ada pengaruh
metode bercerita terbukti perilaku sopan santun, terdapat 15,79% kategori
Berkembang Sangat Baik (BSB), 21,93% kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH),
14,91% kategori Mulai Berkembang (MB), dan 47,37% kategori Belum Berkembang
(BB). Perilaku bertanggung jawab, terdapat 18,42% kategori BSB, 24,56% kategori
(BSH, 16,67% kategori MB, dan 40,35% kategori BB. Perilaku jujur, terdapat
17,54% kategori BSB, 26,32% kategori BSH, 17,54% kategori MB, dan 38,59%
kategori BB. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh metode
bercerita terhadap perilaku moral anak TK Karya Thayyibah II Desa Wombo
Kabupaten Donggala.
Penulis: Dian Mitrawati
Kode Jurnal: jppaudsddd161031