PENGARUH BENTUK (POWDER, GRANULE, DAN GRAVEL) KARBON AKTIF DARI BAMBU TERHADAP DEBIT DAN EFISIENSI ABSORBSI PADA PENJERNIHAN AIR SELOKAN MATARAM

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bentuk (powder, granule, dan gravel) karbon aktif dari bambu terhadap efisiensi absorbsi dan debit pada penjernihan sampel air Selokan Mataram. Metode yang digunakan adalah teknik pertukaran ion. Proses absorbsi terjadi saat sampel dilewatkan ke dalam kolom penukar ion yang berisi absorben. Selama proses absorbsi dicatat lamanya waktu yang dibutuhkan. Air hasil penjernihan diuji transmisi cahaya untuk kemudian dibandingkan dengan nilai transmisi cahaya air mineral kemasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai debit maksimal adalah saat massa absorben 13 gram dengan nilai Q untuk powder (0,72 ± 0,05) ml/menit, granule (17 ± 2) ml/menit, dan gravel (57 ± 4) ml/menit. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa nilai efisiensi absorbsi maksimum diperoleh pada massa absorben 37 gram dengan nilai η untuk gravel (79 ± 2)%, granule (94 ± 2)%, dan powder (90 ± 3)%. Karbon aktif granule memiliki nilai debit dan efisiensi absorbsi yang lebih baik bila dibandingkan dengan powder sehingga dapat menjadi solusi mengatasi terjadinya penyumbatan (clogging).
Kata kunci: Karbon aktif, granule, gravel, powder, debit aliran air (Q), efisiensi absorbsi (η)
Penulis: Aldian Nindya
Kod Jurnal: jpfisikadd160649

Artikel Terkait :