PENGARUH BENTUK (POWDER, GRANULE, DAN GRAVEL) KARBON AKTIF KAYU AKASIA MANGIUM TERHADAP HASIL PENGOLAHAN AIR SELOKAN MATARAM
Abstrak: Tujuan yang hendak
dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh bentuk karbon
aktif terhadap debit air dan untuk mengetahui pengaruh bentuk karbon aktif
(powder, granule, dan gravel) kayu akasia terhadap efisiensi absorbsi pada
proses penjernihan air Selokan Mataram. Ukuran butiran karbon aktif yang digunakan
adalah 100 mesh, 8 mesh, dan 4 mesh. Penelitian ini dilakukan dengan
menggunakan teknik pertukaran ion pada tabung penukar ion yang dirancang
sendiri dalam penyaringan air Selokan Mataram. Kejernihan air yang telah
disaring diamati dengan mengukur intensitas transmisi cahaya dalam suatu bak
penguji. Kemudian dibandingkan untuk setiap bentuk absorben dalam bentuk grafik
sebagai fungsi bentuk absorben dan efisiensi absorbsi. Hasil penelitian
menujukan semakin besar ukuran butiran karbon aktif yang digunakan sebagai
bahan penyaring maka debit air saat proses penyaringan semakin besar. Karbon
aktif dengan bentuk granule memiliki tingkat efisiensi absorbsi yang baik
sebesar 73% pada massa 59.5 g.
Penulis: Ahmad Rizani, Suparno
Kode Jurnal: jpfisikadd160648