Meningkatkan Keterampilan Motorik Kasar Anak Melalui Kegiatan Gerak dan Lagu di Kelompok A TK Aba Lambara Taweli
Abstract: Masalah dalam
tulisan ini adalah keterampilan motorik kasar anak belum berkembang sesuai
harapan. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan motorik
kasar anak. Subjek penelitian ini melibatkan 13 anak, terdiri dari 7 anak
perempuan dan 6 anak laki-laki yang terdaftar pada tahun ajaran 2014/2015.
Penelitian ini menggunakan desain penelitian Kemmis dan Mc. Taggart, dilakukan
secara bersiklus. Data yang dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan
pemberian tugas, selanjutnya diolah secara deskriptif. Data pra tindakan,
keterampilan motorik kasar saat berjalan maju mundur kategori Berkembang Sangat
Baik (BSB) 7,69%, Berkembang Sesuai Harapan (BSH) 15,38%, Mulai Berkembang (MB)
15,38%, dan Belum Berkembang (BB) 61,53%. Keterampilan motorik kasar saat
melompat kategori BSB 7,69%, BSH 23,07%, MB 15,38%, dan BB 53,84%. Keterampilan
motorik kasar saat merayap kategori BSB 7,69%, BSH 15,38%, MB 23,07%, dan BB
53,84%. Setelah dilakukan tindakan dengan menggunakan kegiatan gerak dan lagu
dapat meningkatkan keterampilan motorik kasar anak, terbukti ada peningkatan
tindakan siklus I dan tindakan siklus II. Keterampilan motorik kasar saat
berjalan maju mundur kategori BSB, BSH, MB dari 61,52% menjadi 84,6%.
Keterampilan motorik kasar saat melompat kategori BSB, BSH, dan MB dari 69,21%
menjadi 84,6%. Keterampilan motorik kasar saat merayap kategori BSB, BSH, dan
MB dari 69,21% menjadi 92,3%. Secara umum, peningkatan rata-rata dari Siklus I
ke Siklus II, yaitu 20,52% kategori BSB, BSH, dan MB. Walaupun masih ada yang
belum meningkat kemampuannya 12,81% atau kategori BB.
Penulis: Sri Hartin Yuliana
Kode Jurnal: jppaudsddd161046