CANDI BAKUNGAN DI BALI BARAT DAN POTENSINYA SEBAGAI SUMBER BELAJAR SEJARAH DI SMA
Abstract: Penelitian
ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan sejarah didirikan Candi Bakungan di
Bali Barat, (2) mendeskripsikan Struktur, Bentuk dan Fungsi Candi Bakungan Bali
Barat, (3) mendeskripsikan Unsur-Unsur Yang Terdapat Di Candi Bakungan Yang
Dapat Dijadikan Sumber Belajar Sejarah.Penelitian ini menggunakan metode
kualitatif dengan tahap-tahap; (1) Teknik penentuan lokasi
penelitian,penelitian ini berlokasi di desa Sumber Klampok Gilimanuk, Jembrana,
(2) Teknik penentuan informan, penentuan informan dalam penelitian ini yaitu
purposive sampling (4) Teknik pengumpulan data, melalui data primer dan data
sekunder. (5) Teknik validitas atau teknik keabsahan data, dengan triangulasi
data dan (6) Teknik analisis data.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, Candi
Bakungan di Bali Barat merupakan peninggalan dari ekspedisi Majapahit yang
bertujuan untuk menaklukkan Bali yang di pimpin langsung oleh patih Gajah Mada
pada tahun 1343 masehi. Hingga kini Candi Bakungan masih berfungsi sebagai
tempat suci atau bangunan suci sehingga terjadi kegiatan keagamaan dari masa lalu
hingga masa kini. Candi Bakungan adalah sebuah bangunan candi tipe yang
dibangun dengan konstruksi susunan batu, sejenis bangunan candi satu bilik,yang
kemungkinan besar mengikuti pola bangunan candi masa Majapahit. Unsur-unsur di
Candi Bakungan yang dapat di jadikan sumber belajar sejarah yang semuanya itu
mengandung unsur historis, unsur seni , unsur budaya dan unsur religius. Candi
Bakungan ini memiliki nilai yang strategis bagi perkembangan sejarah bagi Bali
pada umumnya dan Bali Barat pada khususnya.
Penulis: Ni Km Dina Indrayani
., Prof. Dr. Nengah Bawa Atmadja,MA ., Dr. Luh Putu Sendratari,M.Hum
Kode Jurnal: jpsejarahdd160166