Pengembangan Perangkat Model Pembelajaran Berbasis Inkuiri (Inquary Based Learning) Untuk Meningkatkan Pemahaman Konseptual, Kemampuan Pemecahan Masalah Dalam Pembelajaran Biologi Siswa Smp Dan Sma Di Propinsi Kalimantan Timur
Abstract: Penyebab utama permasalahan kegiatan pembelajaran selama ini baik yang
terjadi pada mata pelajaran IPA di SMP dan mata pelajaran biologi di SMA adalah
kegiatan praktikum yang dilaksanakan sebagai bagian dari pembelajaran
tidak pernah diterapkan sebagai bagian dari tahapan kegiatan pembuktian hipotesis, padahal
tahapan ini merupakan salah satu tahapan dalam sintaks model pembelajaran
inkuiri. Jadi permasalahan utama
pembelajaran yang terjadi di sekolah adalah kegiatan pembuktian melalui kegiatan praktikum dipisahkan sebagai bagian
dari tahapan sintaks model pembelajaran inkuiri. Akibatnya pembelajaran yang
terjadi selama ini tidak dapat memfasilitasi peningkatan kemampuan konseptual
dan kemampuan pemecahan masalah. Tujuan penelitian adalah mengembangankan
perangkat model pembelajaran berbasis inkuiri (inqary based learning), untuk
digunakan guru memfasilitasi peningkatan pemahaman konseptual dan kemampuan
pemecahan masalah pada siswa. Metode penelitian adalah penelitian pengembangan
(research and development). Penelitian tahun pertama merupakan penelitian
sebagai analisis kebutuhan terkait
permasalahan dan upaya guru mengatasi permasalahan terkait perangkat model
pembelajaran berbasis inkuiri, yang merupakan tahapan pertama dalam penelitin
pengembangan. Teknik analisis data untuk tahapan pertama analisis kebutuhan
menggunakan analisis deskriptif melalui pengkategorisasian dan tabulasi serta
diagram batang, selanjutnya didakan interpretasi. Hasil penelitian diperoleh
permasalahan guru terkait perencanaan dan pelaksanaan perangkat pembelajaran
terletak pada silabus, RPP, materi ajar, LKS, media pembelajaran, dan evaluasi
pembelajaran. Terkait upaya mengatasi permasalahan dalam perencanaan dan
pelaksanaan perangkat pembelajaran model pembelajaran berbasis inkuiri (inquary based learning) sangat kurang
efektif karena belum melakukan upaya.
Penulis: Makrina Tindangen,
Vandalita
Kode Jurnal: jpbiologidd160221