PENGEMBANGAN MODUL EKOLOGI HEWAN KOMUNITAS MAKROZOOBENTOS DI PERGURUAN TINGGI
ABSTRAK: Pengembangan modul
ekologi hewan materi komunitas makrozoobentos di perguruan tinggi bertujuan untuk
mengembangkan bahan ajar berdasarkan pada kebutuhan mahasiswa program studi
pendidikan Biologi di Perguruan Tinggi. Penelitian dilakukan pada Januari-Maret
2014. Jenis penelitian ini merupakan penelitian pengembangan bahan ajar modul.
Pengembangan modul berdasarkan dari hasil penelitian tahap Struktur Komunitas
Makrozoobentos di area Mangrove Pantai Bukit Batu kabupatenBengkalis.
Penelitian dan pengembangan modul ekologi hewan dengan mengikuti
langkah-langkah model 4- (Define, Design, Development, dan Disseminate). Hasil
pengembangan modul materi komunitas makrozoobentos dijadikan bahan ajar ekologi
hewan di Program Studi Pendidikan Biologi FKIPUniveristas Islam Riau. Hasil
pengembangan modul ekologi hewan diperoleh berdasarkan validasi ahli materi
ekologi hewan sebesar 92,59% dengan kualifikasi sangat baik dan tidak perlu
direvisi. Hasil validasi ahli pengembang bahan ajar modul ekologi hewan sebesar
94,86% dengan kualifiaikasi sangatbaik dan tidak perlu direvisi. Hasil validasi
praktisi lapangan sebesar 92,4%, dengan kualifikasi sangat baik dan tidak perlu
direvisi. Hasil uji kelompok kecil, yang dilakukan sebanyak 30 responden yakni mahasiswa
program studi pendidikan Biologi FKIP-Universitas Islam Riau sebesar 78,4%
dengan kualifikasi baik dan tidak perlu direvisi. Modul ekologi hewan dapat
dipergunakan sebagai bahan ajar yang layak di gunakan mahasiswa program studi
Pendidikan Biologi di Perguruan Tinggi.
Penulis: Setyoko, Fatchur
Rohman, Hadi Suwono
Kode Jurnal: jpbiologidd170056