PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PEMECAHAN MASALAH BERORIENTASI MASALAH MATEMATIKA TERBUKA TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA DITINJAU DARI KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS X SMA N 7 DENPASAR TAHUN PELAJARAN 2013/2014
Abstract: Penelitian ini
bertujuan untuk menganalisis : (1) perbedaan prestasi belajar antara siswa yang
mengikuti penerapan model pembelajaran pemecahan masalah berorientasi masalah
matematika terbuka dengan prestasi belajar siswa yang mengikuti penerapan model
pembelajaran pemecahan masalah, (2) perbedaan prestasi belajar antara siswa
yang mengikuti penerapan model pembelajaran pemecahan masalah berorientasi
masalah matematika terbuka dengan prestasi belajar siswa yang mengikuti
penerapan model pembelajaran pemecahan masalah pada siswa yang memiliki
kemampuan berpikir kritis tinggi, (3) perbedaan prestasi belajar antara siswa
yang mengikuti penerapan model pembelajaran pemecahan masalah berorientasi
masalah matematika terbuka dengan prestasi belajar siswa yang mengikuti
penerapan model pembelajaran pemecahan masalah pada siswa yang memiliki
kemampuan berpikir kritis rendah, (4) interaksi antara penerapan model
pembelajaran, dan kemampuan berpikir kritis terhadap prestasi belajar
matematika siswa. Penelitian ini dikatagorikan sebagai penelitian eksperimen
semu dengan menggunakan rancangan faktorial 2x2 yang melibatkan sampel sebanyak
48 orang siswa pada kelas X SMA N 7 Denpasar. Instrumen penelitian yang
digunakan untuk mengumpulkan data adalah tes kemampuan berpikir kritis dan tes
prestasi belajar. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis
varian dua jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat perbedaan
prestasi belajar antara siswa yang mengikuti penerapan model pembelajaran
pemecahan masalah berorientasi masalah matematika terbuka dengan prestasi
belajar siswa yang mengikuti penerapan model pembelajaran pemecahan masalah
(Fhitung= 37, harga F tabel = 4,08 dengan = 0,05 ),
(2) terdapat perbedaan prestasi belajar antara siswa yang mengikuti penerapan
model pembelajaran pemecahan masalah berorientasi masalah matematika terbuka
dengan prestasi belajar siswa yang mengikuti penerapan model pembelajaran pemecahan
masalah pada siswa yang memiliki kemampuan berpikir kritis tinggi (nilai t =
3,443 p-valuenya = 0,002), (3) terdapat perbedaan prestasi belajar antara siswa
yang mengikuti penerapan model pembelajaran pemecahan masalah berorientasi
masalah matematika terbuka dengan prestasi belajar siswa yang mengikuti
penerapan model pembelajaran pemecahan masalah pada siswa yang memiliki
kemampuan berpikir kritis rendah (Qhitung = 2,134 dan Qtabel = 2,021), (4) ada
interaksi antara penerapan model pembelajaran, dan kemampuan berpikir kritis
terhadap prestasi belajar matematika siswa (FAB hitung = 7,4 harga F tabel =
4,08 dengan = 0,05).
Kata Kunci: model pembelajaran
pemecahan masalah berorientasi masalah matematika terbuka, prestasi belajar,
kemampuan berpikir kritis
Penulis: I KOMANG SUKENDRA .,
Prof. Dr. Phill.I Gst. Putu Sudiarta, M. ., Prof. Dr.I Nengah Suparta,M.Si .
Kode Jurnal: jpmatematikadd141401