PENGARUH PEMBERIAN BERBAGAI KONSENTRASI KOLKISIN DENGAN LAMA PERENDAMAN TERHADAP RESPON FENOTIPIK ZAITUN (OLEA EUROPAEA)
ABSTRACT: Tanaman zaitun
merupakan tanaman yang hidup di wilayah Timur Tengah, tetapi di Indonesia
tanaman zaitun dapat tumbuh. Pohon zaitun dapat diperbanyak dengan menggunakan
berbagai cara seperti menggunakan bakal biji (spheroplast) atau pun stek
batang. Salah satu upaya yang dapat diterapkan untuk memperbaiki genetik
tanaman zaitun yaitu melalui penggunaan kolkisin. Kolkisin dapat menginduksi
poliploidi atau penggandaan kromosom pada tanaman zaitun. Metode pemberian
kolkisin dapat dilakukan pada bagian tanaman yang sedang aktif membelah seperti
pada ujung akar sehingga mengakibatkan kenampakan tanaman yang bertambah besar.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian kolkisin pada
berbagai konsentrasi dan lama perendaman terhadap respon fenotipik tanaman
zaitun. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental
dengan rancangan acak kelompok (RAK). Perlakuan lama perendaman yang diberikan
adalah 1 dan 2 jam serta konsentrasi kolkisin yaitu 0% (kontrol), 0.25%, 0.50%,
0.75% dan 1%. Unit percobaan dibagi ke dalam tiga kelompok dan tiap kelompok
terdiri dari tiga ulangan. Analisis dilakukan dengan menggunakan ANOVA dua arah
pada P=0.05. Hasil analisis menunjukkan bahwa perlakuan konsentrasi kolkisin
dan lama perendaman tidak pengaruh nyata terhadap tinggi tanaman dan jumlah
daun pada tanaman zaitun, akan tetapi memberikan pengaruh nyata terhadap
pertambahan diameter batang pada perlakuan 0,25% dengan lama perendaman 1 jam.
Penulis: Sirojuddin M.
Rochmat, Tintrim Rahayu, Saimul Laili
Kode Jurnal: jpbiologidd170004