KAJIAN PEMBERIAN KOLKISIN DENGAN METODE TETES TERHADAP PROFIL POLIPLOIDI TANAMAN ZAITUN (OLEA EUROPAEA)
ABSTRACT: Pohon zaitun (Olea
europaea) termasuk ke dalam famili Oleaceae. Zaitun (Olea europaea) memiliki
kromosom 2n = 46. Evolusi yang dipercepat pada tanaman tingkat tinggi dapat
ditandai oleh bertambahnya jumlah kromosom sebagai hasil poliploidi. Kromosom
dapat diduplikasi melalui mutasi sehingga memunculkan peristiwa poliploidi.
Poliploidi dapat dilakukan dengan menggunakan kolkisin sebagai agen
antimitosis. Kolkisin telah banyak digunakan untuk memperoleh poliploidi pada
tanaman zaitun untuk meningkatkan kandungan metabolit sekundernya. Penelitian
ini bertujuan untuk mengetahui profil kromosom tanaman zaitun setelah pemberian
konsentrasi kolkisin 0%, 0,25%, 0,50%, 0,75% dan 1% dengan menggunakan metode
tetes. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode
deskriptif kualitatif. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa pemberian kolkisin
dengan metode tetes dapat mempengaruhi profil kromosom tanaman zaitun. Hasil
pengamatan pada konsentrasi 1% menunjukkan bahwa kromosom pada konsentrasi
tersebut cenderung lebih banyak. Hal ini dapat digunakan sebagai indikasi
adanya poliploidi pada tanaman zaitun.
Penulis: Dewi Rahayu
Saraswati, Tintrim Rahayu, Ari Hayati
Kode Jurnal: jpbiologidd170003