PENGARUH PEMBELAJARAN QUANTUM DAN KEMAMPUAN AWAL TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA KELAS VIII SMP DI WATAMPONE
ABSTRACT: Siswa perlu memiliki
kemampuan memperoleh, memilih dan mengolah informasi untuk bertahan pada
keadaan yang selalu berubah dan penuh dengan persaingan. Penggunaan musik dalam
media pembelajaran akan memberikan dampak
positif untuk proses pembelajaran karena musik merupakan salah satu cara
untuk merangsang pikiran, sehingga siswa dapat menerima materi pelajaran dengan
baik. Atas dasar itu, penulis mengangkat model pembelajaran quantum yang
menggunakan media berupa musik instrumental klasik yang diharapkan dapat
meningkatkan hasil belajar matematika siswa. Adapun rumusan masalah dalam
penelitian ini adalah (i) Apakah terdapat interaksi antara pembelajaran quantum
dengan kemampuan awal siswa terhadap hasil belajar matematika siswa?, (ii)
Apakah hasil belajar matematika siswa yang mempunyai kemampuan awal tinggi dan
diajarkan dengan pembelajaran quantum yang diiringi musik instrumental klasik
lebih tinggi daripada tanpa diiringi musik instrumental klasik?, (iii) Apakah
hasil belajar matematika siswa yang mempunyai kemampuan awal rendah dan
diajarkan dengan pembelajaran quantum yang diringi musik instrumental klasik
lebih rendah daripada tanpa diiringi musik instrumental klasik? Penelitian ini
menggunakan penelitian quasi eksperimen dengan tekhnik pengumpulan data melalui
instrument tes. Sampel penelitian adalah siswa kelas VIII A SMP Negeri 4
Watampone dan kelas VIII C siswa SMP Negeri 2 Watampone. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa (i) secara keseluruhan komponen dari perangkat pembelajaran
yang divalidasi termasuk dalam kategori “Valid” dan dapat digunakan dengan
revisi kecil., (ii) hipotesis pertama terjadi interaksi antara kemampuan awal
dengan pembelajaran quantum (iii) hipotesis kedua, siswa yang mempunyai
kemampuan awal tinggi dan diajarkan dengan pembelajaran quantum yang diiringi
musik instrumental klasik hasil belajarnya lebih tinggi dari pada tanpa
diiringi musik instrumental klasik, (iv) hipotesis ketiga, siswa yang mempunyai
kemampuan awal rendah dan diajarkan dengan pembelajaran quantum tanpa diiringi
musik instrumental klasik hasil belajarnya lebih rendah daripada diiringi musik
instrumental klasik.
Penulis: Patrayuna suhatza
Kode Jurnal: jpmatematikadd160791