PENGARUH LUMUT (BRYOPHYTA) SEBAGAI KOMPOSISI MEDIA TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN SAWI HIJAU (Brassica juncea L.)
Abstract: Penelitian ini
bertujuan untuk (1) Mengetahui pengaruh media tanam lumut yang mengandung unsur
hara terhadap parameter pertumbuhan tanaman sawi hijau. (2) Mengetahui pengaruh
media tanam lumut yang mengandung unsur hara terhadap parameter produksi
tanaman sawi hijau. (3) Mengetahui komposisi jenis media mana yang memberikan
hasil paling baik terhadap pertumbuhan dan produksi sawi hijau. Penelitian ini
merupakan penelitian eksperimen menggunakan pola Rancangan Acak Lengkap yang
dilakukan pada April-Juni 2016 di Green House Kebun Biologi FMIPA UNY. Media
tanam sawi hijau berasal dari kombinasi lumut, sekam, dan cocopeat. Berbagai
media tanam tersebut diuji kandungan N, P, K, C-Organik, Kadar air, dan pH-nya
di BPTP DIY. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media tanam lumut dan
kombinasinya memberikan pengaruh signifikan ditunjukkan dengan nilai α <
0.05 pada tinggi tanaman, jumlah daun, bobot basah, dan bobot kering. Akan
tetapi media tanam lumut dan kombinasinya memberikan pengaruh yang tidak
signinifkan (α > 0.05) pada tanaman sawi hijau untuk parameter kadar
klorofil total. Media tanam B dengan campuran lumut+arang sekam dengan
kandungan N 0,42%; P 226 mg; K 190 mg; C-Organik 5.27%; Kadar air 24.66%; dan
pH 6.67 memberikan hasil terbaik pada parameter tinggi tanaman dan kadar
klorofil total. Media tanam D dengan campuran lumut + cocopeat dengan kandungan N 0.49 %; P 205 mg; K 181
mg; C-Organik 7.94%; Kadar air 38.36%; dan pH 6.32 memberikan hasil terbaik
pada parameter bobot basah dan bobot kering. Media tanam A dengan komposisi
lumut memiliki kandungan N 0,6%; P 210 mg; K 56 mg; C-Organik 4,48%; Kadar air
22.52%; dan pH 6.62 memberikan hasil terbaik pada parameter jumlah daun.
Penulis: Annisa Milda, Djukri
Djukri, IGP Suryadarma
Kode Jurnal: jpbiologidd170084